Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Modus baru pungutan liat (pungli) di Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan kantong kresek hitam/Tangkapan Layar Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA - Video pungutan liar atau pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara viral di media sosial. Dalam video singkat yang diunggah akun Twitter akun @h3ru_h, terekam modus pungli terbaru, yaitu menggunakan kantong kresek berwarna hitam.
Dalam video yang diunggah pada Minggu (13/6/2021), terlihat bagaimana sebuah kantong kresek bewarna hitam menggantung di sebuah tali yang berasal dari atas ke truk-truk yang sedang bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.
Menurut pemaparan dari pembuat video tersebut, kantong kresek berwarana hitam tersebut diturunkan unutk diisikan uang pungli oleh sopir truk agar bisa bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kreseknya lagi turun nih. Mereka gaakan bongkar kalo kreseknya engga dimasukin uang. Nih kasih duit, kasih duit. Begitu modusnya, baru nanti naik keatas. Nanti,kalo udah diambil sama operatornya, baru nanti dia mau bongkar,” ujar @h3ru_h dalam video tersebut seperti dikutip, Senin (14/6/2021).
Video tersebut menjadi viral dalam waktu singkat. Video pungli dengan modus kantong kresek hitam tersebut sudah ditonton lebih dari 150 ribu kali dan mendapat 3.868 likes, 2.449 re-tweets, dan 315 quote tweets hingga Senin siang (14/6/2021) pukul 15.00 WIB.
Pungli pakai kresek. pic.twitter.com/OrvjsGwwWd
— ???? ??????????? (@h3ru_h) June 13, 2021
Warganet yang melihat video ini di Twitter banyak yang berkomentar terkait pungli yang terjadi dalam video tersebut. Salah satunya akun @asepseptianda yang menyebut jika dirinya tidak heran dengan kejadian seperti ini.
“Ga heran sama hal kaya gini. Bahkan ada beberapa orang yang menganggap gratifikasi seperti ini adalah hal yang wajar. Saya sering menjumpai, kalo ga dikasih pelicin ga mau kerja, mau saya lapor ke atasan, tapi saya masih kasihan dengan kehidupan dan keluarganya. Tapi ngeselin jg,” cuitnya di kolom komentar.
Dengan adanya video tersebut membuat apa yang diadukan oleh supir truk kepada Presiden Joko Widodo benar adanya. Seperti yang diketahui, pada Kamis (10/06/21) Joko Widodo mendengarkan keluhan terkait dengan pungli dan premanisme yang dialami oleh para supir truk
Tak butuh waktu lama, Jokowi langsung meminta kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus pungli di Tanjung Priok.
“Pak Kapolri ini saya di Tanjung Priok [mendengar] banyak keluhan dari driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar di Fortune, NPCT1, kemudian di depo Dwipa. Yang kedua kalau macet, driver-driver ini dipalak preman-preman. Bisa diselesaikan? Itu saja Pak Kapolri,” ujar Jokowi melalui sambungan telepon dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (10/6/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Trailer terbaru Memburu Pemangsa ungkap investigasi empat jurnalis yang berubah menjadi teror demonologi. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina.
Kenali 7 tanda laptop mulai ketinggalan teknologi, dari performa lambat, baterai boros hingga tak mendapat pembaruan keamanan. Kapan harus ganti?