Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Warganet memberi sindiran pedas atas kasus dugaan suap yang menyeret Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024, Azis Syamsuddin terseret kasus dugaan suap yang menjerat Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial dan Penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju. Azis diduga sebagai perantara pertemuan keduanya.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkapkan politikus Partai Golkar itu menjadi aktor di balik pertemuan antara oknum penyidik KPK bernama Stepanus Robin Pattuju (SRP) dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.
Berdasarkan pantauan MNC Portal dalam Instagram @azissyamsuddin.korpolkam pada 17 April 2021, Azis mengunggah foto saat Rakornis Partai Golkar. Aziz mengenakan jas kuning ciri khas partai tersebut.
"Rakornis dengan sahabat partai Golkar Sumatera Utara. Golkar Indonesia, Indonesia Golkar! Bismillah," ucap Aziz dalam unggahan tersebut dikutip Rabu (28/4/2021).
BACA JUGA: Ustaz Abdul Somad Resmi Nikahi Fatimah
Sejumlah netizen juga mengomentari dirinya akan berurusan dengan komisi antirasuah sebelum dilakukan penggeladahan.
"Siap dipenjara tidak, pak?," cuit akun Instagram @lonermat3, 6 hari lalu.
"Lagi panas dingin ya pak? Makanya kalo dapet kekuasaan itu dijalankan dengan amanah," celetuk akun Instagram @hendrycandra, 5 hari yang lalu.
"Panik gak panik gak? Panik dong masa gakk," oceh akun Instagram @aldianangs, 5 hari lalu.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Rumah Azis Syamsuddin Diacak-acak KPK, Netizen: Siap Dipenjara Pak?"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
OpenAI menyelidiki dugaan agen AI yang lolos pengawasan internal. Kasus serupa di Anthropic memicu desakan regulasi keamanan AI yang lebih ketat.
Maestro seni lukis Nasirun wafat di Bantul. Sahabat mengenang hari-hari terakhir, sosoknya yang rendah hati, dan tawa yang tak pernah hilang.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.