Ini Daftar 382 Lokasi Salat Iduladha 2026 di Gunungkidul
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Pelaksanaan vaksinasi bagi dosen dan tenaga kependidikan di Kampus UAD, Selasa (6/4/2021). /Ist-UAD.
Harianjogja.com, JOGJA—Keterbatasan vaksin membuat sejumlah kampus harus menerapkan skala prioritas untuk pemberian vaksinasi Covid-19 bagi dosen dan tenaga kependidikan. Dosen lansia, pejabat struktural dan frontliner menjadi prioritas pemberian vaksin di Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mulai digelar sejak Selasa (6/4/2021).
Rektor UAD Muchlas menjelaskan jumlah dosen dan tenaga kependidikan di kampus yang ia pimpin sebanyak 1.300 namun dan telah diajukan permohonan vaksinasi. Namun saat ini baru diberikan sebanyak 500 dosis. Sehingga harus dilakukan skala prioritas pemberian vaksin tersebut.
BACA JUGA : UGM Gelar Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Sekitar
“Kami melakukan pemilihan dosen tendik dengan prioritas, yang lansia usia 59 tahun ke atas, prioritas untuk pejabat strukural yang mereka setiap hari harus melakukan aktivitas luring dan daring karena memiliki risiko tinggi. Selain itu tenaga kependidikan yang mereka front liner menjadi ujung dari pelayanan mereka kontak setiap hari dari orang luar UAD ini juga kami prioritaskan,” katanya dalam keterangan persnya.
Ia menambahkan vaksinasi tersebut sebagai salah satu persiapan UAD dalam menyambut kuliah tatap muka terbatas yang rencananya digelar pada tahun akademi baru 2021/2022 mendatang.
“Tatap muka terbatas sedang merencanakan luring terbatas semester depan. Kami membentuk tim, satgas untuk persiapan infrastuktur, karena ada luring, permasalahan bukan sekedar menghadirkan mahasiswa ke kampus tetapi menghadirkan mahasiswa dari luar DIY karena jadi perhatian Bersama,” ujarnya.
BACA JUGA : Pemberian Vaksin Tenaga Pendidik & Kependidikan
Kepala Bapelkes Dinkes DIY Henny Aprita yang hadir dalam vaksinasi tersebut mengungkapkan skala prioritas pemberian vaksinasi memang diterapkan di sejumlah kampus karena keterbatasan dosis vaksin. Dinkes DIY belum dapat memastikan jumlah kiriman vaksin dari Pemerintah Pusat karena yang dikirim belum tentu sesuai dengan jumlah yang diajukan. Ia mencontohkan UAD yang telah mengajukan 1.300 dosis namun yang tersedia baru 500 dosis.
“Ini perlu secara bertahap dengan prioritas pelayan publik dan lansia, kami sudah membuat jadwal dikoordinasikan sehingga semua lancar termasuk ketersediaan vaksin. Karena vaksin tidak langsung semua bisa dipenuhi pusat sehingga kami harus membuat jadwal. Semua sudah masuk ke tempat kami dan sudah dijadwalkan. Seperti UAD yang dijadwalkan 1.300 tetapi baru ada 500 vaksin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Banyumas revisi tarif retribusi pasar lewat Perbup 8/2026. Pedagang dapat keringanan, kepatuhan ditargetkan meningkat.
Lima remaja di Pati dibina polisi usai viral video pocong. Polisi pastikan konten hoaks dan situasi tetap aman.
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Kunjungan wisata Malioboro diprediksi memuncak mulai Jumat saat libur Iduladha 2026. Pengawasan kebersihan diperketat 24 jam.
Internet di Sitaro dan Sangihe terputus sementara akibat restorasi Palapa Ring Tengah. Perbaikan berlangsung 28 Mei–2 Juni 2026.