7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Ilustrasi./Reuters-Dylan Martinez
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap dua terduga teroris di Jl. Raya Condet, Jakarta Timur, pada Senin (29/3/2021).
"Benar ada penggerebekan, sekarang masih olah TKP," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Kompol Indra Tarigan saat dikonfirmasi.
Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penangkapan dua terduga teroris di Condet ini apakah terkai dengan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan.
Saat ini lokasi penangkapan telah dipasangi garis polisi. Terlihat juga mobil Gegana dan INAFIS yang mengamankan lokasi penangkapan dua terduga teroris.
Baca juga: Hanya Dalam Waktu 6 Jam, Merapi Keluarkan 9 Kali Guguran Lava
Warga di sekitar lokasi penangkapan dua terduga teroris di Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa keduanya dikenal sebagai orang yang tertutup.
"Mereka orangnya tertutup sama masyarakat. Paling sama kelompoknya saja," kata Alfian salah seorang warga RW 03 di lokasi penangkapan, Senin.
Alfian mengatakan bahwa kedua terduga teroris itu sehari-harinya dikenal sebagai pemilik usaha \'showroom\' mobil bekas yang sudah dirintis sejak lama.
"Mereka usaha sudah sekitar lima tahunan lah," ujar Alfian.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar Tradisional di Jogja Digencarkan
Sementara itu, Eko salah satu warga di sekitar lokasi penangkapan mengatakan bahwa dirinya sangat terkejut dengan diamankannya dua terduga teroris di Condet.
"Kaget banget soalnya ini baru pertama kali," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.