Suhu Minus 6 Derajat, Embun Upas Jadi Magnet Wisata Dieng
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.
Ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Wahai Maluku Tengah diguncang gempa pada Senin (8/3/2021) dini hari, kekuatannya yang dicatat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebesar 4,7 magnitudo.
Gempa bumi tersebut tepatnya pada pukul 00.13 WIB, dengan koordinat 2.61 LS dan 129.48 BT.
"Pusat gempa berada di laut 22 kilometer utara Wahai Maluku Tengah," tulis laman resmi BMKG, di Jakarta, Senin (8/3/2021).
BACA JUGA : Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Pantai Selatan DIY
Laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga menjelaskan bahwa gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di perairan Wahai.
Belum ada informasi terkait kerusakan maupun korban akibat gempa 4,7 magnitudo di Wahai Maluku Tengah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.
Pemkot Jogja meminta masyarakat menjaga water station di Malioboro setelah sejumlah unit rusak akibat disalahgunakan. Edukasi pengguna dan perbaikan fasilitas.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Pemkab Bantul mengusulkan sekitar 1.000 rumah tidak layak huni kepada Kementerian PKP untuk mendapat bantuan rehabilitasi pada 2027. Sebanyak 500-600 unit.
Perawatan paliatif bantu pasien kronis tetap nyaman meski tak sembuh. Namun, lebih dari 90% pasien di Indonesia belum mendapat layanan ini.
Kodim 0730/Gunungkidul memperketat pengamanan proyek Koperasi Desa Merah Putih setelah pencurian peralatan senilai Rp17,5 juta terjadi di lokasi pembangunan KDM