Harga Tanah Colomadu Solo Tembus Rp17 Juta per Meter
Harga tanah Colomadu Karanganyar naik hingga Rp17 juta per meter persegi. Kawasan Paulan, Malangjiwan, dan Baturan jadi incaran investor.
Air berwarna merah darah muncul di kawasan Pundungrejo, Tawangsari, Kamis (4/3/2021)./JIBI-Solopos-Istimewa
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Warga di Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, gempar dengan munculnya air tanah berwarna merah layaknya darah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun JIBI, air berwarna merah keluar dari dua lubang tak jauh berada pohon jati di sekitar lokasi.
BACA JUGA: Rel Bandara YIA Hampir Rampung, Diklaim Bebas Ancaman Banjir karena Melayang
Warga setempat Yitno, mengatakan air berwarna merah diketahui warga pada Rabu (3/3/2021) sore. Warga lantas menyusuri sumber air berwarna merah tersebut. Diduga air berasal dari dua lubang yang berada di bawah pohon jati.
"Kami tidak tahu kenapa air berwarna merah darah," kata dia, Kamis (4/3/2021).
Temuan air berwarna merah darah membuat geger warga setempat. Warga berbondong-bondong datang untuk melihat air berwarna merah.
"Sekarang airnya mulai bening tidak warna merah seperti kemarin. Tapi warna merahnya masih membekas di tanah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Harga tanah Colomadu Karanganyar naik hingga Rp17 juta per meter persegi. Kawasan Paulan, Malangjiwan, dan Baturan jadi incaran investor.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.