Perjalanan Wisnus Tembus 938,84 Juta hingga September 2026
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Foto ilustrasi sel virus SARS-CoV-2 dan sel darah merah. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Ahli Epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dr. Bayu Satria Wiratama menyebut adanya kemungkinan varian atau strain baru virus penyebab COVID-19 muncul di Indonesia.
"Kemungkinannya (varian baru, red.) sangat besar, tapi kemungkinan kita bisa mendeteksinya kurang begitu besar," kata dia di Yogyakarta, Selasa (23/2/2021).
Menurut dia, upaya deteksi varian baru itu belum bisa dilakukan secara optimal karena kegiatan surveilans genomik SARS COV-2 di Tanah Air saat ini belum maksimal.
Kegiatan analisis secara sistematis dan terus-menerus terhadap genomik virus corona baru, menurut dia, masih kecil.
"Baru sekitar 0,03 persen dari seluruh sampel kita, masih kecil," katanya.
Ia menyampaikan potensi munculnya strain baru virus penyebab COVID-19 dari Indonesia cukup besar.
Pasalnya, kata dia, penularan COVID-19 di Indonesia masih aktif dan cukup luas di berbagai wilayah.
Penularan yang terjadi secara terus-menerus, kata Bayu, membuat potensi virus untuk bermutasi kian besar. Terlebih virus SARS COV-2 merupakan tipe virus RNA seperti virus influenza yang mudah bermutasi.
"Dampak paling serius adalah kita akan terus-menerus mengembangkan vaksin. Sebab mutasinya tidak pernah bisa secara efisien dihentikan oleh vaksin sebelumnya dan penularan akan terus berlanjut," kata dia.
Untuk menekan transmisi dan mengantisipasi munculnya varian baru virus SARS CoV-2, Bayu menekan pemerintah terus meningkatkan strategi 3T yakni testing, tracing, dan treatment.
Selain itu, masyarakat diminta mematuhi 5M seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, serta menghindari kerumunan.
"Mutasi virus ini bisa terjadi karena 3T dan 5M yang masih lemah. Walaupun mutasi terjadi sifat penularannya sama jadi tetap bisa dicegah dengan 5M," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Belanda berencana memangkas 25.000 posisi PNS hingga 2035. AI, penyederhanaan aturan, dan efisiensi birokrasi menjadi bagian dari strategi.
KPK menyita Rp2 miliar dari BR dalam penyidikan dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina periode 2018–2023.
Ambulans Yayasan Lazia Pioner LHI dilempar pemotor di Gamping, Sleman. Pintu kendaraan penyok dan polisi memburu terduga pelaku.
Kebiasaan menghadapi orang pesimistis bisa menguras emosi. Simak lima cara menjaga batasan dan suasana hati menurut psikolog.
Kuota BBL Bantul 2027 belum ditetapkan. Sebanyak 10 kelompok nelayan berizin menunggu kepastian untuk kembali menangkap benih lobster.