Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, MAGELANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang mengajukan tambahan marka jalur khusus sepeda ke Kementerian Perhubungan. Tambahan itu untuk jalur sepeda di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Suprato dan Jalan Ikhlas.
"Kami sudah mengirimkan proposal pengajuan tambahan jalur khusus sepeda tersebut ke Kemenhub. Tambahan jalur ada di Jalan Sudirman, Jalan Suprapto, dan Jalan Ikhlas," jelas Kepala Dishub Kota Magelang, Candra Wijatmiko, Jumat (19/2/2021).
Sebelum mengirimkan proposal pengajuan tambahan jalur ini, ia telah berkoordoinasi dengan instansi terkait, antara lain Satpol PP, Bappeda, DPU, DLH, dan tiga komunitas pesepeda Magelang.
“Kita ingin masukan dari pihak-pihak terkait soal penambahan jalur khusus sepeda ini. Masukan ini penting untuk kita mengajukan proposal ke Kemenhub. Proposal sudah kami kirimkan dengan nilai proyek sekitar Rp800 juta, semoga dapat diterima dan bisa terealisasi di tahun 2021 ini,” jelasnya.
Baca juga: Kapolri Beri Penghargaan kepada Dua Anggota Polda DIY
Tidak hanya marka jalur, kata Candra, pihaknya juga menyertakan dalam proposal itu parkir portabel untuk ditempatkan di sejumlah titik. Di antaranya alun-alun sebanyak 4 unit, Taman Trunan 2 unit, Taman Badaan 2 unit, dan Taman Ahmad Yani 2 unit.
“Untuk rambu petunjuk belum kita masukkan ke dalam proposal. Tahun 2020 lalu, rambu petunjuk kita belanjakan dengan APBD sebanyak 18 buah,” tuturnya.
Seperti diketahui, akhir tahun 2020, Dishub telah membuat marka khusus jalur sepeda di 9 ruas jalan protokol yang dilengkapi rambu, traffic cone, dan water barrier.
Saat ini, jalur di Jalan Jenderal Sudirman disambungkan dengan jalur yang sudah ada sebelumnya sampai ke selatan hingga persimpangan Trio.
"Jadi, jalurnya hanya satu sisi di sebelah kiri dari arah utara,” imbuh Candra.
Baca juga: GeNose Bisa Dongkrak Prariwisata Jogja
Kemudian, untuk jalur khusus di Jalan Ikhlas awalnya di sepanjang jalan tersebut dari area Tugu Paku Tidar sampai Tugu Adipura kawasan shopping. Namun, karena ada usulan dari masyarakat agar dibuat juga jalur di Jalan Suprapto, maka sekaligus diajukan pula jalur tersebut.
“Pada saat rapat di kantor, ada usulan dari komunitas pesepeda agar ada juga jalur di Jalan Suprapto dari kawasan Pasar Sidomukti sampai pusat perbelanjaan Giant. Namun, masih dipertimbangkan apakah lewatnya Pasar Sidomukti atau lewat kantor Pegadaian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.