Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, CILACAP--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca buruk di wilayah selatan Pulau Jawa di antaranya Jawa Tengah dan DIY. Baik berupa angin kencang maupun gelombang tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Cilacap, untuk mewaspadai angin kencang yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Sejak kemarin (26/1) hingga beberapa hari ke depan, di wilayah Jawa Tengah umumnya dan Cilacap pada khususnya akan berpotensi bertiup angin yang cukup kencang," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu (27/1/2021).
Ia mengatakan berdasarkan pantauan pada Selasa (26/1/2021), kecepatan angin maksimum yang bertiup di wilayah Cilacap mencapai 25 knot dan pada hari Rabu (27/1/2021) mencapai 32 knot.
BACA JUGA: Merapi Bergejolak, Muntahkan 36 Awan Panas dalam 14 Jam
Menurut dia, hal itu terkait dengan adanya beberapa pusat tekanan rendah yang terpantau di utara Australia, Samudra Pasifik sebelah timur laut Australia, dan Samudra Hindia barat laut Australia.
"Sementara itu, di benua Asia terdapat pusat tekanan tinggi. Perbedaan tekanan yang cukup tinggi antara belahan Bumi utara atau Asia dan belahan Bumi selatan atau Australia mengakibatkan angin bertiup cukup kencang," katanya menjelaskan.
Teguh mengatakan secara umum angin kencang di Cilacap lebih cenderung terjadi pada siang hingga menjelang malam hari.
Menurut dia, dampak lain yang ditimbulkan angin kencang itu adalah wilayah perairan maupun Samudra Hindia selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga sangat tinggi, sehingga perlu kewaspadaan terhadap angin kencang tersebut terutama bagi para nelayan.
"Untuk mengurangi dampak angin kencang, salah satunya adalah dengan menebang pohon yang sudah rapuh, pohon yang dekat rumah, atau pohon yang bisa membahayakan. Selain itu, hindari berlindung di baliho karena dikhawatirkan bisa roboh," katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.