Tiket Kapal Ferry untuk Mudik Lebaran 2025 Sudah Bisa Dipesan Sekarang
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada penumpang membeli tiket melalui sistem online.
Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 (Yontaifib) Korps Marinir TNI AL melakukan operasi pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 pada hari keempat dengan menggunakan pinker finder di dalam perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (12/1/2021)./Antara\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Lima pihak yang berasal dari Amerika Serikat dan Singapura terlibat dalam proses investigasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air (SJ-182) bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan Capt. Nurcahyo Utomo mengatakan pada pekan lalu sejumlah pihak telah menurunkan tim yang berpartisipasi dalam investigasi SJ-182. Pemerinciannya, sebanyak empat orang Dewan Keselamatan Transportasi Amerika (NTSB), empat orang dari produsen pesawat Boeing, dua orang dari lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat (FAA), dan satu dari General Electric sebagai pabrik pembuat mesin.
BACA JUGA : Singapura Kirim Tim Selidiki Kecelakaan Pesawat Sriwijaya
Di luar tim dari negeri Paman Sam, Singapura melalui Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) juga terlibat sesuai dengan perjanjian kerja sama negara Asean.
“Jadi total dari Amerika Serikat sebanyak 11 orang. Hal ini sesuai ketentuan ICAO Annex 13 yakni negara pembuat dan pendesain pesawat berhak berpartisipasi dalam investigasi. Berpartisipasi dalam investigasi juga Singapura sesuai kerja sama negara asean,” ujarnya mellaui keterangan video yang dikutip pada Selasa (19/1/2021).
KNKT akan menghadirkan laporan awal investigasi dalam waktu 30 hari. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan internasional, untuk memberi laporan awal kepada publik selambat-lambatnya 30 hari, sejak kecelakaan terjadi.
Namun, lanjutnya, dalam 30 hari itu, mungkin belum termasuk analisa KNKT, karena membutuhkan waktu untuk mengungkap penyebabnya seperti apa, masalahnya di mana, atau pemeliharaannya bagaimana, semua pasti akan diungkapkan.
BACA JUGA : Tanggapan Resmi Sriwijaya Air soal Jatuhnya Pesawat SJ-182
Sebelumnya, Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena juga mengharapkan CVR (Cockpit Voice Recorder) juga dapat segera ditemukan. Lewat penemuan ini, besar harapannya agar proses investigasi penyebab kecelakaan SJ-182 dapat segera diungkap, dan menjadi panduan dunia aviasi ke depannya. Selain itu, bisa menghentikan seluruh spekulasi yang beredar di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada penumpang membeli tiket melalui sistem online.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.