PM Singapura Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus Jum'at, 08 Januari 2021 22:47 WIB
PM Singapura Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

PM Singapura Lee Hsien Loong menegaskan negeri itu akan melakukan sejumlah langkah baru menghadapi Corona/Faceboo-Lee Hsien Loong

Harianjogja.com, JAKARTA - Perdana Menteri Lee Hsien Loong menerima dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech pada Jumat (8/1/2021) di Rumah Sakit Umum Singapura (SGH) saat peluncuran resmi vaksinasi untuk petugas kesehatan.

Institusi kesehatan umum, termasuk rumah sakit dan poliklinik, di Singapura akan memulai vaksinasi untuk staf mereka pada hari Jumat (8/1/2021). SGH memperkirakan sekitar 90 karyawannya akan mendapatkan vaksinasi pada hari pertama vaksinasi ini.

Dikutip dari Channel News Asia, peluncuran resmi dilakukan setelah uji coba skala kecil di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular, di mana 40 karyawan menerima suntikan mereka pada 30 Desember 2020.

Berbicara kepada wartawan di SGH, PM Lee mengatakan dia senang melihat dimulainya vaksinasi untuk petugas kesehatan dan pekerja garis depan.

"Saya mengambil kesempatan untuk melakukan vaksinasi bagi saya sendiri pagi ini dan sekarang sudah selesai. Setelah 30 menit menunggu, tidak ada [efek] apa-apa," katanya.

Dia menunjukkan dirinya sudah mendapatkan kartu vaksinasi dan berjanji untuk kembali dalam waktu tiga minggu mendatang.

"Tidak menyakitkan, efektif dan penting," tambahnya.

Direktur Layanan Medis Kementerian Kesehatan Kenneth Mak, yang merupakan bagian dari satuan tugas multi-kementerian untuk Covid-19, juga menerima dosis pertama vaksin pada hari Jumat ini.

“Rekan-rekan Kabinet saya dan saya, termasuk yang lebih tua, akan divaksinasi lebih awal. Ini untuk menunjukkan kepada Anda, terutama manula seperti saya, bahwa kami yakin vaksin itu aman,” kata Lee dalam pidato nasional yang disiarkan bulan lalu.

Vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 telah disetujui oleh Singapura akhir tahun lalu dan pengiriman pertama tiba pada 21 Desember 2020.

Vaksin ini memerlukan dua dosis yang diambil dengan selang 21 hari, dan akan membutuhkan waktu hingga 14 hari lagi setelah dosis kedua untuk mencapai maksimum perlindungan terhadap virus.

Vaksinasi untuk lansia dan mereka yang berisiko lebih besar terkena Covid-19 parah akan dimulai pada Februari, dimulai dengan lansia berusia 70 tahun ke atas.
Pemerintah Singapura telah menetapkan vaksinasi gratis untuk semua warga Singapura dan penduduk dengan status jangka panjang di Singapura.

Setelah menerima suntikan pada hari Jumat, Lee mendesak warga Singapura untuk diinokulasi kapan pun mereka bisa. Dia mengatakan ada banyak vaksin yang masuk karena Singapura memesan vaksin lebih awal.

"Itu akan membuat kita lebih aman, dan itu akan membuatmu dan orang yang kamu cintai lebih aman. Jadi, ambillah saat kamu bisa," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online