Kurs Rupiah Hari Ini Tergelincir, Sentuh Rp17.845 per USD
Rupiah melemah ke Rp17.845 per dolar AS dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan penguatan dolar global.
Sel virus Corona/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - DPR RI meminta Pemerintah untuk mewaspadai ancaman varian baru virus Corona yang dikabarkan berkembang luar di Inggris dan sudah memasuki negara tetangga yaitu Singapura.
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta agar pemerintah belajar dari pengalaman sebelumnya dan lebih siap untuk mengantisipasi ancaman varian baru virus Corona.
"Pemerintah jangan sampai mengulangi kesalahan dengan menganggap remeh varian baru ini yang berdampak pada lambatnya antisipasi. Menurut para ahli, mutasi baru itu lebih mudah menular dan lebih berat efek klinisnya, bahkan dapat mempengaruhi efektivitas vaksinasi," kata Netty dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (27/12/2020).
Baca juga: Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit, 14 Orang Diamankan Polisi
Menurut Netty, pemerintah harus segera menutup akses masuk dari Malaysia dan Singapura, serta memperpanjang penutupan akses bagi warga negara asing (WNA) dari Inggris yang sudah dilakukan sebelumnya.
Netty mengatakan penutupan akses masuk juga harus dilakukan terhadap negara lainnya yang sudah mengonfirmasi adanya varian baru Corona seperti Irlandia, Italia, Denmark, Israel, Belanda, dan Australia.
Langkah tersebut disarankan Netty mengingat saat ini Indonesia masih berkutat dengan gelombang pertama pandemi Covid-19.
Tindakan preventif, menurut dia, juga harus diambil pemerintah dengan melakukan pemeriksaan secara ketat di pintu-pintu masuk imigrasi Indonesia seperti di bandara, pelabuhan dan pintu-pintu perbatasan.
"Setiap orang yang masuk harus menunjukkan hasil negatif tes menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes usap (swab test) di negara asal yang berlaku maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan," ujarnya.
Dia mengatakan pemerintah juga harus melakukan sosialisasi bahaya mutasi virus Corona itu kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai kelompok rentan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah ke Rp17.845 per dolar AS dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan penguatan dolar global.
PDIP tegaskan posisi sebagai penyeimbang pemerintah Prabowo. Dukung kebijakan pro rakyat, kritik jika melenceng.
Brasil menang 3-0 atas Haiti di Piala Dunia 2026. Cunha cetak dua gol, Vinicius Jr tambah satu. Selecao kini puncaki Grup C.
SDIT EsluhaQU Jogja raih nilai USBD tertinggi 2026, siswa hafal 15 juz dan galang donasi Palestina saat Akhirussanah.
BPBD Sleman melatih 72 relawan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekolah menghadapi berbagai potensi bencana.
Vertigo mendadak hingga pandangan kabur bisa jadi gejala stroke yang sering tak disadari. Kenali tanda F-A-S-T dan SeGeRa ke RS.