Sempat Mangkir, AKBP Bambang Kayun Penuhi Panggilan KPK
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac telah tiba di Indonesia sejak sepekan lalu. Pada gelombang pertama ini, setidaknya terdapat 1,2 juta dosis vaksin guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Penggagas platform Vaksin Untuk Kita (VUK) Dokter Andi Khomeini Takdir Haruni menyambut baik datangnya vaksin Covid-19 itu.
Menurut pria yang kerap disapa Koko vaksinasi melengkapi upaya yang sudah dilakukan semua pihak untuk memerangi Covid-19 selama setahun terakhir. "Saya senang, tetapi tentu jangan sampai kita kebablasan dan akhirnya euforia sampai melupakan elemen-elemen yang lain. Ini adalah satu paket. Kedatangan vaksin ini melengkapi upaya kesehatan yang sudah kita lakukan satu tahun belakangan," ucap Koko dalam keterangannya, Sabtu (12/12/2020).
BACA JUGA : 2 BUMN Sinergikan Data Vaksin Covid-19
Di sisi lain peninjauan terhadap data-data yang ada soal vaksin tetap diperlukan. Bio Farma sendiri saat ini masih mencoba merampungkan datanya.
Menurut Koko, nantinya vaksin ini akan membantu untuk memberantas wabah.
"Kita kawal. Penting sih vaksin untuk kita aman bagi semua. Kita harapkan efektif juga. Vaksin ini kan nantinya membantu kita menyelesaikan wabah," tuturnya.
Platform digital VUK digagas dr. Koko lantaran adanya kesimpang siuran informasi terkait rencana vaksinasi.
Menurut dia, masyarakat perlu mendapatkan edukasi secara utuh agar mengetahui manfaat vaksin dalam pemutusan rantai penyebaran virus.
BACA JUGA : Calon Penerima Vaksin Covid-19 di Jogja Mulai Didata
"Salah satu elemen yang akan membantu kita adalah vaksin, memperkuat elemen lain yang sudah kita lakukan selama ini, yakni 3 M, 3 T, nutrisi, bagaimana peduli lingkungan, kemudian kita tambahkan dengan vaksin," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.