Muncul Penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Begini Respons Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi respons soal penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, BANDUNG - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku sempat disindir Presiden Joko Widodo lantaran produk kecil seperti gantungan baju saja saat ini dikuasai pasar China.
"Pak Presiden berkata kepada saya, \'Masa itu gantungan baju aja buatan China?\'," kata Teten menirukan ucapan presiden, dalam Pencanangan Gerakan Inovasi dan Transformasi Digital Koperasi dan Peluncuran New LPDB-KUMKM, di Kota Bandung, Kamis (19/11/2020).
Ia mengajak pengurus dan anggota koperasi untuk bisa mengembangkan model bisnis sehingga bisa bersaing dengan pelaku-pelaku usaha di luar negeri.
Jika tidak, Teten menyebut kondisi koperasi pada saat ini akan terus seperti ini. Ia menyayangkan, potensi koperasi di Indonesia sangat kuat, terlebih saat ini ada 123.048 unit koperasi aktif di Indonesia.
"Nah kalau kita nggak lompat ke teknologi berbasis teknologi kita persaingan di bawah akan sangat pesat," jelasnya.
Ia menyontohkan di Jakarta, ada di suatu daerah yang dalam setiap 100 rumah, setidaknya ada 25 warung. Artinya, satu warung berkesempatan dibeli hanya oleh empat rumah dipinggirnya.
Sehingga model bisnis ini harus mulai dikembangkan, semangat berwirausaha harus ditingkatkan dengan inovasi dan kejelian dengan apa yang sedang dibutuhkan pasar saat ini.
"Bukan saya mengabaikan tadi ya tapi kita harus mulai lompat ke situ (pengembangan model bisnis), kita juga punya market digital ekonomi kita tuh diprediksi terbesar di Asia Tenggara," ungkapnya.
Ia khawatir, jika pelaku usaha di tanah air enggan keluar dari zona nyamannya, maka kondisi pasar yang tengah di serbu produk impor akan terus terjasi.
"Kalau kita tidak segera memanfaatkan pasar digital kita ini kan diserbu juga oleh market oleh produk-produk luar," jelasnya.
Bahkan, banyak juga saat ini, pelaku UMKM yang memasarkan produk-produk impor.
"Ini kita nggak boleh lagi (seperti ini), apalagi kita sudah punya perjanjian perdagangan MEA lalu sekarang juga kita punya dengan RC ya, itu juga akan membuat persaingan kita di dalam lebih akan ketat," jelasnya.
Oleh karena itu, ia menilai penting juga dilakukan modernisasi sistem UMKM demi melahirkan produk-produk unggul.
"Dan ini nanti kita kembangkan dalam bentuk transformasi kelima, yaitu membangun UMKM berbasis kawasan komunitas, cluster, dan berbasis rantai pasok ya ini yang kita akan bangun," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi respons soal penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.