Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Presiden Joko Widodo (kiri), Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri (kedua kanan), berjalan bersama usai pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/19)./ANTARA-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA – Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyebut Presiden Joko Widodo akan membangun kekuatan politik di sisa empat tahun terakhir menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.
Hal ini diungkapkan Refly pada Kamis (29/10/2020) melalui kanal Youtube miliknya, Refly Harun.
Refly mengatakan sudah bukan rahasia umum ada kekecewaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap Presiden Jokowi, baik di periode pertama maupun periode kedua. Namun, partai banteng tidak bisa melakukan apa-apa karena Jokowi merupakan "telur emas" Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ini artinya, Jokowi tidak mungkin dibuang begitu saja oleh PDIP.
“Kalau PDIP mau menjauh dari Presiden Jokowi dan menjadi oposisi, maka PDIP tidak mendapatkan kompensasi apa-apa,” ungkap Refly Harun dalam unggahan video berjudul "PDIP vs Luhut-Erick Thohir" seperti dikutip Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Jum’at (30/10/2020).
Dia menambahkan apabila PDIP keluar dari koalisi pemerintah, maka akan banyak partai yang antre untuk masuk ke dalam kabinet. Menurutnya, ada kepentingan aliansi strategis antara Presiden Jokowi dan PDIP. Hal itu, lanjutnya, membuat keduanya tetap bekerja sama hingga Pemilihan Presiden 2024.
Namun, Refly mengingatkan sosok Jokowi sangat mungkin bukan faktor yang menentukan lagi untuk Pilpres 2024. Apalagi, Jokowi tidak mungkin ikut serta dalam kontestasi Pilpres 2024.
"Apabila Presiden Jokowi tidak membangun kekuatan politik [sendiri] dan hanya mengikuti PDIP, maka pada 2024 dia bukan menjadi sosok yang determinan karena tidak mempunyai kekuasaan yang ril. Selain itu, Presiden juga tidak mempunyai elektabilitas lagi karena tidak bisa lagi mencalonkan diri," jelasnya.
Refly memperkirakan Jokowi pasti akan membangun kekuatan politiknya di sisa empat tahun terakhir masa pemerintahannya. Hal ini disebabkan putranya Gibran Rakabuming Raka dan menantunya Bobby Nasution yang juga turun ke ranah politik pada Pilkada Serentak 2020.
Seperti diketahui, Gibran saat ini sedang bersaing memperebutkan jabatan sebagai Walikota Solo seperti Ayahnya pada 2005-2012.
"Kalau mau pensiun [dari politik] seperti presiden BJ Habibie. Tapi dengan turun gelanggang ke putra dan menantu, saya memperkirakan presiden Jokowi pasti akan membangun kekuatan di sisa empat tahun pemerintahan," katanya
Menurutnya, kecil kemungkinan Jokowi ikut bergabung dalam permainan PDIP setelah selesai mengemban tugas sebagai Presiden RI pada 2024. Pasalnya, kata Refly, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak pernah menjadi orang nomor satu di Partai Banteng.
"Dia [Jokowi] tidak pernah menjadi orang nomor 1 [di PDIP]. Kalau ke kandang banteng, dia selalu dianggap orang nomor sekian. Bahkan tidak tau nomor berapa karena nomor 2 itu Puan Maharani pastinya," ucap Refly.
Berbekal analisis tersebut, dia menyimpulkan Jokowi lebih membutuhkan orang-orang yang bisa dipercaya 100 persen dan akan selalu loyal kepadanya, misalnya Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir.
Kendati demikian, Refly mengingatkan tidak ada loyalitas dalam ranah politik. Pasalnya, inti dari politik adalah kepentingan.
“Hari ini kepentingannya sama, chemistry-nya sama, jalan go ahead. Tapi, besok ketika kepentingannya berbeda, maka bisa berbeda pula konstelasi. Seperti dunia persilatan, tangan bisa kaki , tangan menjadi kaki. Bolak-balik ke sana ke mari,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.