Sebelum Naik Haji, Muslim India Harus Sudah Divaksinasi
CEO Komite Haji India Maqsood Ahmed Khan mengumumkan kebijakan tersebut mengikuti arahan terbaru dari konsulat jenderal India di Jeddah dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Reruntuhan Gereja Ditemukan di Dasar Danau di Turki/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, ORDU – Seorang arkeolog menemukan reruntuhan gereja di dasar Danau Gaga, Fatsa, Provinsi Ordu.
Dilansir dari Anadolu Agency pada Senin (26/10/2020), Ugur Topalak, Kepala Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Ordu, mengungkapkan reruntuhan sisa – sisa gereja tersebut tenggelam di sekitar 15 meter atau 50 kaki di bawah permukaan danau yang berada di wilayah laut hitam itu.
“Reruntuhan gereja yang usianya belum jelas itu ditemukan selama penyelaman bawah air oleh seorang arkeolog,” kata Topalak.
Danau tempat reruntuhan gereja tersebut ditemukan memiliki kedalaman antara 10 – 15 meter atau 33 – 50 kaki dan memiliki luas permukaan hampir enam hektare.
Selama ribuan tahun, Turki telah menjadi rumah bagi orang-orang dari berbagai agama, dari pagan kuno, Kristen, dan sebaran sebagian besar Muslim.
Turki telah bekerja untuk menghormati dan memulihkan sisa-sisa peninggalan dari agama non muslim.
Topalak mengatakan Danau Gaga merupakan kawasan lindung alam. Pemerintah berencana mendaftarkannya sebagai salah satu situs arkeologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
CEO Komite Haji India Maqsood Ahmed Khan mengumumkan kebijakan tersebut mengikuti arahan terbaru dari konsulat jenderal India di Jeddah dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.