Luhut Kembali Ungkapkan Ketidaksetujuan terhadap Demo Omnibus Law: Seharusnya Kompak

Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo Rabu, 21 Oktober 2020 19:07 WIB
Luhut Kembali Ungkapkan Ketidaksetujuan terhadap Demo Omnibus Law: Seharusnya Kompak

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan./JIBI-Bisnis.com-Abdullah Azzam

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung pihak-pihak yang mencoba memancing air keruh di gelombang protes RUU Cipta Kerja (Ciptaker).

Luhut menekankan pihak-pihak yang memiliki birahi politik untuk menahan diri dan beripikir bahwa aktivitas-aktivitas pengumpulan massa seperti demonstrasi yang terjadi belakangan ini berpotensi menambah klaster baru penularan Covid-19.

"Saya terus terang tidak setuju dengan demo. Janganlah orang yang memiliki birahi politik [memprovokasi], mereka harusnya berpikir jika yang dilakukan bisa menimbulkan klaster penularan baru," kata Luhut dalam sebuah webinar, Rabu (21/10/2020).

Luhut menambahkan semua negara saat ini sedang dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19. Ekonomi di hampir semua negara terkontraksi. Dalam kondisi tersebut, seharusnya semua pihak harus saling bahu membahu untuk menekan penyebaran Covid-19.

Adapun, lanjut Luhut, pemerintah masih fokus untuk menekan penularan virus Covid-19. Secara tren penyebaran Covid-19 relatif mulai bisa ditekan. Pemerintah juga terus berupaya menyediakan vaksin yang diharapkan bisa diadakan dalam waktu dekat.

"Seharusnya kompak dan jangan saling menyalahkan," jelasnya.

Seperti diketahui, sindirian soal birahi politik bukan pertama kali dilontarkan oleh pensiunan jenderal TNI ini. Beberapa waktu lalu dia meminta para elite politik menahan birahi politiknya saat pandemi seperti sekarang ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online