MTQ Nasional XXXI Digelar di Semarang, 847 Peserta Mulai Berdatangan
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
Personel kepolisian berusaha membubarkan pengunjuk rasa menggunakan water canon saat demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Harmoni, Jakarta, Kamis (8/10/2020). /ANTARA FOTO-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA - Menurut Satuan Tugas Penanganan atau Satgas Covid-19, lonjakan pasien positif Covid-19 akibat gelombang demonstrasi penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja akan mulai terlihat dua sampai empat pekan ke depan.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan dalam pemeriksaan pekan lalu saja sudah terdapat 123 demonstran yang reaktif Covid-19 dari 2.490 demonstran penolak UU Cipta Kerja.
"Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, ditemukan sejumlah peserta aksi demonstrasi yang positif Covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (20/10/2020).
Meski begitu, dia belum bisa mengungkapkan angka klaster demonstran secara keseluruhan sebab demonstrasi pun masih terus berjalan hingga saat ini.
Baca Juga: Gerak Cepat, Jateng Bakal Mulai Vaksinasi Corona Bulan Depan
"Gambaran secara utuhnya apakah aksi demonstrasi ini dapat menimbulkan klaster, maka dapat dilihat nanti dalam jangka waktu biasanya sekitar 2-4 minggu setelah kejadian tersebut," ucapnya.
Lonjakan kasus juga diprediksi akan terjadi akibat libur panjang peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 28 Oktober - 1 November 2020.
Dia meminta warga untuk tetap di rumah kecuali ada kepentingan mendesak dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama berada di luar rumah.
"Keputusan keluar rumah harus dipikirkan matang dan mempertimbangkan semua resiko yang ada. keputusan keluar rumah harus dipikirkan matang dan mempertimbangkan semua resiko yang ada," ujarnya.
Baca Juga: Ekonom Minta Jokowi Dengarkan Rintihan Rakyat Ketimbang Celotehan Bank Dunia
Wiku juga meminta perusahaan untuk mencatat setiap karyawan yang melakukan perjalanan ke luar kota sebagai langkah antisipasi jika terjadi penularan virus corona di klaster perkantoran pasca libur panjang.
Sebagai informasi, saat ini pandemi virus Covid-19 di Indonesia sudah menjangkiti 368.842 orang positif, 62.455 di antaranya dirawat, 293.653 sembuh dan 12.734 jiwa meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Presiden Prabowo tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18 yang berlangsung 12-13 September 2026.
Franco Mastantuono mencetak hat-trick saat Fiorentina menang 4-2 atas Venezia pada pekan keempat Liga Italia.