Imigrasi Deportasi Buronan Tiongkok Terkait Kasus Pencucian Uang
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Gibran Rakabuming Raka/Antara-Aprilio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA - Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi bintang tamu dari acara Mata Najwa yang disiarkan di Trans7, Rabu (30/9/2020) malam. Dalam kesempatan itu, ia tampak kelabakan saat menjawab pertanyaan presenter Najwa Shihab selaku tuan rumah Mata Najwa, terkait alasan maju Pilkada Kota Solo.
Awalnya, Najwa Shihab dalam acara bertajuk \'Berebut Takhta di Tengah Pandemi\' itu memberikan video lawas berisi pernyataan Gibran pada akhir 2018 lalu. Dalam video tersebut, Gibran mengakui tertarik dengan dunia politik namun belum ingin bergabung dalam waktu dekat.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menyebut kemungkinan sekitar 20 tahun mendatang Gibran baru mau terjun ke dunia politik.
Namun, hanya berselang hampir dua tahun setelah memberikan pernyataan tersebut, Gibran kini maju Pilkada Kota Solo memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota Solo.
"Mas Gibran waktu itu bilang tertarik [politik] tapi masih lama 20 tahun lagi. Tiba-tiba mencalonkan jadi walikota. Apa yang berubah, mas Gibran?" tanya Najwa seperti dikutip Suara.com, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga: Beasiswa LPDP 2020 Dibuka 6 Oktober, Begini Pendaftarannya
Gibran langsung menjawabnya dengan lancar. Ia menegaskan niatnya masih sama seperti dulu, ingin bermanfaat bagi banyak orang.
"Tidak ada yang berubah, niat saya masih sama. Dulu saya jadi pengusaha agar saya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Sekarang masuk ke politik niatnya masih sama. Niat saya adalah agar bisa bermanfaat untuk orang yang lebih banyak lagi," jawab Gibran.
Mendapatkan respons dari Gibran, Najwa menanyakan soal waktu terjun ke politik yang lebih cepat dari pernyataan Gibran sebelumnya.
"Time framenya berubah. Waktu itu bilang masih nanti 20 tahun. Sekarang tiba-tiba sudah terjun]. Apa yang membuat time framenya begitu cepat berubah?" tanya Najwa.
Mendapatkan pertanyaan dari Najwa, Gibran sempat terdiam selama beberapa detik. Ia tampak mencari-cari jawaban yang tepat atas pertanyaan Najwa.
Baca Juga: Sudah Sebulan Vaksin Corona Diuji Coba di Indonesia, Ini Hasilnya
Gibran berdalih alasan waktu terjun ke politik lebih cepat dari perkiraan karena ia merasa sudah siap.
"Hmmm ya.. Yang jelas ini mbak, niat saya masih sama bermanfaat untuk orang banyak. Kalau time framenya dipercepat, mungkin karena saya sudah merasa siap sekarang begitu saja," ungkap Gibran.
Najwa sempat mempertanyakan adanya dorongan dari Jokowi, sang ayah, untuk maju di Pilkada sehingga mempercepat waktu untuk terjun ke politik.
Gibran dengan cepat langsung membantahnya. Ia menegaskan keputusan maju sebagai calon Wali Kota Solo merupakan keinginannya sendiri.
"Enggak ada perintah, enggak ada dorongan. Ini murni keinginan saya sendiri. Dua tahun lalu saya sudah bilang saya tertarik, makanya saya maju," tutur Gibran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.
Polda DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional saat aksi pemuda dan mahasiswa pada 28 Oktober 2026. Jalan tetap dibuka jika arus normal.
Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Menlu Singapura Vivian Balakrishnan setelah kedua negara membahas penanganan karhutla.
GKR Mangkubumi mengajak warga menjaga Jogja tetap damai saat aksi 28 Oktober. Satpol PP DIY menegaskan tugas Jaga Warga menjaga lingkungan.