JPU Sebut Pengaturan Kuota Haji Tambahan Lewat Satu Pintu
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Pelantikan Direktur RS UAD Jogja Irni Sofiani. /Ist-UAD.
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 menjadikan tantangan tersendiri bagi pengelola rumah sakit. Manajemen harus mampu mengambil kebijakan yang tepat dengan menyesuaikan pada situasi dan kondisi.
Direktur Rumah Sakit UAD Jogja Irni Sofiani mengatakan ada sejumlah tantangan bagi manajemen rumah sakit dalam menghadapi era pandemi saat ini. Salah satunya meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir untuk datang berobat ke rumah sakit.
BACA JUGA : Ini 4 Rumah Sakit di Jogja yang Jadi Tempat Rujukan Pasien
“Karena ada kekhawatiran [dari masyarakat] untuk dikunjungi jadi perlu dikampanyekan bahwa rumah sakit menerapkan protokol kesehatan dengan baik sehingga pasien sakit di luar covid bisa datang dengan aman,” katanya Selasa (25/8/2020).
Irni Sofiani secara resmi menjabat sebagai Direktur RS UAD dalam pelantikan digelar di Kampus I UAD Jogja pada Selasa (25/8/2020). Ia menggantikan pejabat sebelumnya Rusdi Lamsudin.
Irni menilai masa pandemi ini pihaknya merencanakan pelayanan di luar dari rumah sakit seperti home car dan home visit, sehingga pasien tidak perlu berkunjung ke rumah sakit jika ada kekhawatiran. Di sisi lain protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat kepada seluruh karyawan baik tenaga kesehatan maupun tenaga medis.
“Ini untuk antisipasi agar tidak tertular, menerapkan protokol kesehatan, pelayanan harus dengan protokol ketat. Ada protap untuk mengatur misal pasien mau masuk dilakukan screening awal dan pemeriksaan rapid test,” ujarnya.
BACA JUGA : Antisipasi Lonjakan Pasien Corona dari Klaster Baru
Direktur PT Adi Multi Husada yang membawahi RS UAD Muhammad Safar Nasir mengatakan tantangan lain rumah sakit adalah kesiapan anggaran agar bisa tetap bertahan. Sehingga manajemen harus mampu membuat kebijakan yang cepat dan tepat.
“Terutama kami menjaga cashflow, tahu sendiri kan kondisi rumah sakit saat ini. Untuk program ke depan menjaga [program] yang sudah ada, terus dikembangkan dijaga dimanajer dengan baik, harus menerapkan smart manajemen. Bagaimana membaca keadaan mengambil kebijakan langkah cepat dan tepat karena kondisinya ini tidak normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi terhadap potensi ancaman keamanan siber seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.
Korban gempa Kolombia bertambah menjadi 190 orang. Sebanyak 1.679 orang terluka dan ratusan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Investasi pariwisata DIY mencapai Rp378,14 miliar hingga semester I 2026, tetapi turun 75,40% pada Triwulan II.
Kawasan olahraga Cangkring mulai ditata jelang Porda DIY 2027. DPRD Kulonprogo meminta persiapan dilakukan matang, termasuk UMKM dan penginapan.