Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Gibran Rakabuming Raka/Antara-Aprilio Akbar
Harianjogja.com, SOLO--Pemilihan wali kota Solo, Jawa Tengah dipastikan tak hanya diikuti satu peserta.
Bagyo Wahyono dan FX Supardjo resmi menjadi penantang anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020.
Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin, pasangan Bajo tersebut bisa saja dibentuk untuk menjadi \'boneka\' agar seolah Gibran memiliki lawan.
Selama ini pasangan Gibran dan Teguh Prakosa dianggap akan melawan kotak kosong karena mendapatkan rekomendasi dukungan dari hampir seluruh partai politik. Kehadiran Bajo yang berprofesi sebagai penjahit dan ketua RW tersebut dihadirkan guna menepis anggapan kotak kosong.
"Bisa saja calon tersebut sengaja dimunculkan dan dibantu untuk "seolah-olah" melawan Gibran. Agar terlihat demokratis dan agar terlihat ada lawan," kata Ujang saat dihubungi wartawan, Senin (24/8/2020).
Ujang telah memprediksi sebelumnya ketika Gibran memutuskan maju. Saking kuatnya, dua kemungkinan yang muncul hanya kontak kosong atau calon yang dibuat untuk menutupi kotak kosong tersebut.
"Seperti analisa saya sebelum-sebelumnya, bahwa hanya ada dua kemungkinan lawan Gibran. Kotak kosong atau calon \'boneka\' yang dimunculkan," ujarnya.
Dengan demikian, menurut Ujang kans Bajo di Pilkada Solo 2020 tetap kecil karena dapat dipastikan akan kalah dari anak orang nomor satu di Indonesia.
Sebelumnya diberitakan, Bagyo Wahyono dan FX Supardjo lolos menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo independen. Mereka berhasil mengumpulkan syarat 38.831 suara.
Jumlah itu melebihi dari syarat yang ditetapkan KPU Solo untuk menjadi calon independen, 35.870 pendukung.
BACA JUGA: PAN Tinggalkan Rencana Poros Tengah di Pilkada Bantul
Mereka menyatakan akan menyatu dengan rakyat melawan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Kota Solo. Mereka adalah seorang penjahit dan ketua RW.
Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta, Jawa Tengah, memutuskan Bajo lolos verifikasi faktual (verfak), Mereka juga berhak mendaftar diri sebagai peserta pilkada setempat mulai 4 September hingga 6 September 2020.
Keputusan itu diputuskan usai Rapat Pleno Rekapitilasi Dukungan Balon Perseorangan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta 2020 masa perbaikan di Solo, Jumat (21/8/2020).
Pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta 2020, pasangan Bajo mencatatkan sejarah karena menjadi pasangan pertama yang maju sebagai kontestasi melalui jalur perseorangan.
Bajo merupakan satu-satu pasangan calon menjadi pesaing dari pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa yang diusung dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Balon Wali Kota Surakarta Bagyo Wahyono segera melakukan konsolidasi sukarelawannya, kemudian menggalang koalisi dengan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.