Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Ilustrasi generasi milenial./techcrunch.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Hunian vertikal ke depan bakal semakin banyak dicari.
Di masa depan, generasi milenial di Indonesia, mau tidak mau akan tinggal di hunian vertikal, mengingat keterbatasan lahan yang semakin terbatas untuk perumahan di kawasan perkotaan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus mendorong pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan, sehingga generasi milenial dapat memiliki hunian yang nyaman dan dengan harga yang terjangkau, dengan berbagai fasilitas pembiayaan dari pemerintah.
“Saat ini, lahan di kawasan perkotaan untuk lokasi perumahan tapak semakin terbatas. Maka pembangunan hunian vertikal menjadi pilihan bagi generasi milenial jika ingin tinggal dan bekerja di kawasan perkotaan,” ujar Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Prof. Anita Firmanti, dalam kegiatan Webinar Serial I Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2020 bertema “Inspirasi Rumah Keren”, yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR bekerja sama dengan Bank BTN dan PT SMF, di Jakarta, Kamis (13/8/2020).
BACA JUGA: Beri Penghargaan ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Jokowi: Saya Berkawan Baik
Menurut Anita, pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan apartemen akan mendorong penggunaan tanah yang lebih efektif dan jumlah unit hunian yang cukup banyak. Selain itu, dengan tinggal di hunian vertikal di kawasan perkotaan, generasi milenial dapat lebih mudah menjangkau kawasan perkantoran yang menjadi lokasi kerjanya.
“Tentunya hal itu juga harus disesuaikan dengan penghasilannya. Jika memang penghasilannya belum mencukupi untuk memiliki unit hunian tersebut para generasi juga dapat memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) dari perbankan,” ujarnya.
Anita menerangkan, selain mendorong sejumlah kawasan transit oriented development (TOD) yang menyatukan antara kawasan hunian dengan moda tranportasi, pemerintah juga mendorong perbankan untuk bisa mempermudah penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) untuk generasi milenial. Dengan demikian, mereka akan lebih tertarik untuk menyisihkan penghasilannya untuk membeli aset seperti rumah.
“Generasi milenial juga harus memikirkan aset rumah sebagai tempat tinggalnya di masa mendatang,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Bank Tabungan Negara (BTN), Hirwandi Gafar menerangkan, Bank BTN siap membantu generasi milenial untuk memiliki rumah yang layak huni, baik rumah tapak maupun rumah susun. Bank BTN pun telah menyalurkan KPR untuk ratusan ribu rumah di Indonesia dan merupakan bank yang fokus dalam program perumahan di Indonesia.
“Kami siap menyalurkan KPR bagi generasi milenial yang memang berniat tinggal di hunian vertikal. BTN merupakan satu-satunya bank yang memang fokus pada program perumahan dan menjadi mitra pemerintah dalam Program Sejuta Rumah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Denmark mengalahkan Wales 2-0 di UEFA Nations League. Gol bunuh diri Ben Davies dan Gustav Isaksen memastikan tiga poin.
Irlandia menang 3-0 atas Israel di UEFA Nations League. Tiga gol kemenangan Republik Irlandia tercipta pada babak pertama.
Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin.
Jorge Jesus menjelaskan alasan Cristiano Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia di UEFA Nations League.