Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, TUBAN - Suasana Pasar Hewan Tuban, di Jalan Cokro Aminoto, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak riuh setelah sapi yang diperdagangkan untuk hewan kurban Iduladha 1441 Hijriah mengamuk dan berlarian ke jalanan, Senin (27/7/2020).
Informasi yang dihimpun Okezone--jaringan Harianjogja.com, sapi mengamuk karena stres akibat seringnya naik turun kendaraan dan kelamaan di lapak karena tak laku-laku. Bahkan sejumlah sapi yang tiba di lokasi terlihat sakit diduga akibat kelelahan ketika naik turun dari kendaraan bak terbuka.
Lebih lanjut, harga sapi di pasar hewan tersebut memang anjlok secara drastis lantaran banyak sapi yang datang dari berbagai wilayah namun sepi pembeli.
Baca Juga: RPH Batasi Jumlah Pemotongan Hewan Kurban
Sebelumnya harga sapi siap kurban dipatok Rp21 juta hingga Rp27 juta per ekornya, namun kini turun di kisaran Rp20 juta hingga Rp22 juta.
Sepinya pembeli yang diikuti turunnya harga membuat sejumlah pedagang merugi. Salah satu yang mengalami hal seperti ini adalah Kipli. “Ini menurun semua pak, harganya turun, yang beli juga tidak ada,” ujarnya di lokasi.
Sementara Kepala UPTD Pasar Hewan Tuban, Ridwan menyampaikan berdasarkan data sirkulasi sapi di pasar itu, jumlah sapi yang masuk di banding tahun lalu turun drastis. Biasanya setiap hari sekitar 1800 ekor, kini hanya berkisar 750 hingga 800 ekor saja.
Baca Juga: Penyembelihan Hewan Kurban di Jogja Harus Ajukan Izin
Sedangkan penjualan juga turun drastis karena pembeli dari luar daerah seperti Bandung , Magelang tidak ada yang datang, tidak seperti tahun lalu. “Ya ini ada penurunan dibanding tahun lalu, juga karena pandemi Covid-19 ini,” tutur Ridwan.
Menurutnya, biasanya lonjakan permintaan terjadi beberapa hari jelang Idul Adha. Namun tahun ini tidak ada lonjakan pembelian sama sekali, padalah Iduh Adha tinggal empat hari lagi, yaitu diperkirakan jatuh pada Jumat 31 Juli 2020.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Jelang Idul Adha, Sapi Siap Kurban Mengamuk karena Tak Laku-Laku, Pedagang Merugi".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.