7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. /Ist-Youtube BNPB Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA--Selama beberapa bulan masa pandemi virus corona, sosok Achmad Yurianto selalu setia mengupdate perkembangan terkait Covid-19 ke masyarakat.
Terang saja karena pejabat di Kementerian Kesehatan ini adalah juru bicara (jubir) pemerintah mewakili Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto yang sebelumnya mengisi peran jubir.
BACA JUGA : Achmad Yurianto Tak Lagi Jubir Covid-19, Warganet Ucapkan
Namun sejak Selasa (21/7/2020) kemarin, ia resmi mundur dari posisi jubir pemerintah yang setiap hari muncul di media menyampaikan informasi penting terkait pandemi ini. Posisinya sekarang digantikan oleh Profesor Wiku Adisasmito.
Achmad Yurianto adalah sosok dokter senior yang telah berpengalaman di berbagai posisi. Ia pernah menjadi dokter militer berpangkat Kolonel hingga kini jadi pejabat di Kemenkes.
Sebagai seorang pejabat, ia pun rajin melaporkan harta kekayaannya ke KPK lewat e-LHKPN. Dari sana kemudian diketahui apa saja harta yang dimiliki pria rendah hati itu, termasuk selera otomotifnya.
BACA JUGA : Jubir Achmad Yurianto Pastikan Tidak Ada Surat Bebas Covid
Dari data yang ia laporkan pada Desember 2019 lalu dikutip Suara.com-Jaringan Harianjogja.com, diketahui bahwa alumni Kedokteran Universitas Airlangga itu punya empat kendaraan yaitu dua motor dan dua mobil.
Pria 58 tahun asal Malang, Jawa Timur itu mempunyai mobil KIA Sportage tahun 2013 seharga Rp 200 juta. Selain itu ia juga Toyota Rush tahun 2013 seharga Rp 150 juta.
Ia juga memiliki dua tunggangan roda dua dengan jenis Honda Blade tahun 2012 senilai Rp 5 juta dan Kawasaki ER6N tahun 2014 seharga Rp 50 juta.
Dari total Rp 4,3 miliar kekayaannya, sebesar Rp 405 juta adalah total kekayaan untuk alat transportasi suami dari Dwiretno Yuliarti itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.