Dana KIP Kuliah Diduga Diselewengkan, Kementerian HAM Angkat Suara
Kementerian HAM menilai dugaan penyimpangan dana KIP Kuliah berpotensi mencederai hak atas pendidikan dan meminta hak mahasiswa tetap terlindungi.
Karyawan memasang rangka (frameset) sepeda lipat Kreuz di Bandung, Jawa Barat, Senin (29/6/2020). Model sepeda mirip Brompton ini dijual seharga Rp3,5 juta. -ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA - Produsen sepeda mewah, Brompton membuat geger Tanah Air. Perusahaan pembuat sepeda Brompton Bicycle Inggris mencari salah satu sepeda yang dikabarkan sempat terlacak tengah dijual di sebuah situs jual-beli Indonesia pada akhir Juni ini.
Hal ini kemudian membuat geger komunitas sepeda Brompton Indonesia, karena sepeda curian tersebut adalah satu dari 1.000 sepeda yang khusus diproduksi Brompton untuk program "Wheels for Heroes" (WFH) dan seharusnya tidak diperjualbelikan.
Dikutip dari surat Brompton untuk komunitas pemilik sepeda Brompton di Indonesia, Brompton Owner Group Indonesia (BOGI), Brompton Inggris mengatakan, iklan sepeda WFH yang teridentifikasi tersebut bukan dari penjual resminya di situs jual-beli.
Baca juga: Pesepeda Ambruk dan Meninggal di Underpass YIA
"Kami hendak memberikan pengumuman bahwa sepeda yang diiklankan di Indonesia tersebut adalah sepeda curian dari seorang pekerja kesehatan di Inggris," tulis Brompton dalam surat tersebut, diwakili Senior Asia Marketing Executive Brompton, James Ku.
Sebanyak 1.000 Brompton WFH itu diproduksi melalui aksi penggalangan dana untuk kemanusiaan dan ditujukan bagi pekerja medis di Inggris. Sekarang, sepeda curian tersebut kini sudah didaftarkan dalam daftar sepeda curian di Inggris.
"Kami memohon kepada komunitas pengguna Brompton, termasuk di Indonesia, untuk bisa memberikan informasi lebih jauh mengenai kejadian ini," kata Ku.
Baca juga: Peduli Dampak Pandemi, Seniman Beberapa Kota Bikin Karya Bareng
"Brompton berharap dapat mendapatkan kembali sepeda tersebut untuk kembali dipakai oleh mereka yang berhak, yakni para pekerja kesehatan di Inggris," ujarnya melanjutkan.
Surat itu kemudian ditutup dengan permintaan dukungan dari para anggota komunitas Brompton di Indonesia. "Kami berharap pesan ini dapat disebarluaskan melalui jejaring media sosial komunitas yang ada, termasuk di komunitas BOGI dan Brompton Explore."
Banyak komentar yang dituangkan melalui unggahan tersebut oleh para anggota komunitas. Banyak di antaranya yang menanyakan soal iklan mana yang dimaksud oleh Brompton, karena jejak unggahan iklan itu belum teridentifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM menilai dugaan penyimpangan dana KIP Kuliah berpotensi mencederai hak atas pendidikan dan meminta hak mahasiswa tetap terlindungi.
Kung Fu Soccer karya Stephen Chow mencetak pendapatan Rp1,21 triliun dalam dua hari di China. Film penerus spiritual Shaolin Soccer ini sukses besar meski menua
Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 kembali digelar dan memasuki putaran kedua bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship
Gelombang panas ekstrem di Eropa tewaskan 10.650 orang dalam sepekan, 9.000 di antaranya lansia. Prancis & Belgia kategori sangat tinggi. Perubahan iklim jadi p
Piala Dunia 2026 mendongkrak popularitas pemain di media sosial. Vozinha dan Erling Haaland disebut meraih jutaan pengikut baru di Instagram berkat penampilan i
Apple menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang melalui perekrutan mantan karyawan dan pengumpulan informasi internal untuk pengembangan perangkat.