MUI Luruskan Pemahaman Sri Mulyani Soal Pajak sama dengan Zakat
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluruskan pemahaman zakat atau wakaf yang disamakan dengan pajak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono./Antara\n\n
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih kekurangan 270.068 personil atau 38,7 persen untuk pangkat Pamen, Pama dan Bintara atau Tamtama.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setyono menjelaskan komposisi rill jumlah personil Polri dibandingkan dengan Daftar Susunan Personil (DSP) baru mencapai 61,3 persen, artinya masih ada 38,7 persen atau 270.068 personil baru yang dibutuhkan oleh Polri.
Berdasarkan surat sistem pembinaan karier personel Polri Nomor B/4132/VII/KEP./2020/SSDM yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, untuk pangkat AKBP, Polri masih kurang 958 personil, pangkat Kompol masih kurang 6.081 personil.
BACA JUGA : 1.701 Polisi Amankan Natal dan Tahun Baru di Jogja
Kemudian, AKP 20.590 personil, Ipda atau Iptu 67.919 personil dan Bintara atau Tamtama sebanyak 174.520 personil.
"Strategi yang diambil oleh Polri terkait kekurangan tersebut adalah memberdayakan kemampuan personil yang ada sekarang ini dengan mengoptimalkan kemampuan anggota dengan berpedoman pada analisis beban kerja masing-masing Satker," kata Awi kepada Bisnis, Kamis (9/7/2020).
Awi tidak menjelaskan lebih rinci apakah Korps Bhayangkara akan menarik seluruh personilnya dari lembaga/kementerian terkait kekurangan anggota tersebut atau tidak, mengingat saat ini banyak anggota Polri yang ditempatkan di lembaga kementerian.
"Polri sudah menerapkan zero growth sehingga yang paling ideal adalah dengan menempatkan personil sesuai analisis beban kerja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluruskan pemahaman zakat atau wakaf yang disamakan dengan pajak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.