Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Juli 2026, Elon Musk Nomor Satu
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Bintang Emon/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus penyiraman air keras kepada mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memasuki meja hijau.
Dua terdakwa, Rahmat Kadir Mahulette dan Rony Bugis, dituntut hukuman satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Kamis (11/6/2020) kemarin.
Publik tidak puas dengan tuntutan jaksa dan menilainya terlalu ringan. Jaksa menilai kedua terdakwa tidak memenuhi unsur-unsur dakwaan primer soal penganiayaan berat dari Pasal 355 Ayat (1) KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Jaksa menganggap kedua terdakwa tak sengaja mengenai mata Novel ketika menyiramkan cairan.
Publik pun menyuarakan kekecewaan lewat sejumlah platform media sosial. Lini masa banjir oleh banyak komentar yang menyebut alasan tersangka tidak masuk akal. Tersangka mengaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan merupakan unsur ketidaksengajaan. “Ga sengaja” pun secara cepat menjadi trending di media sosial Twitter.
Komentar pun terus mengalir. Salah satunya datang dari Bintang Emon, seorang komika yang pernah memenangi kompetisi komedi tunggal di sebuah stasiun televisi swasta.
Melalui akun pribadinya @bintangemon, sang komika menyindir tuntutan jaksa yang terlampau ringan untuk sebuah kasus kejahatan terencana. Selain itu, ia juga menyoroti alasan terdakwa yang mengaku tidak sengaja.
Menurut Bintang Emon, motif terdakwa terbilang tidak masuk akal. Ia mengatakan bahwa gravitasi itu adalah gaya yang menyebabkan benda turun ke bawah. Tidak mungkin apabila seseorang secara tidak sengaja menyiram air keras, lalu tiba tepat di wajah.
“Gravitasi pasti ke bawah, nyiram ke badan gak mungkin meleset ke muka. Kecuali kalo Pak Novel Baswedan jalannya hand stand,” katanya, Jumat (12/6/2020).
Selanjutnya, motif “ga sengaja” tadi juga makin terdengar tidak masuk akal. Komika yang pernah berperan dalam film Milly & Mamet itu mengatakan tidak banyak orang mampu bangun pagi untuk Salat Subuh. Lantas, ada dua orang yang niat bangun waktu itu hanya untuk menyiram air keras kepada seseorang yang baru saja pulang dari masjid.
“Siapa yang diuntungin? Setan. Jadi ada pembenaran, ‘tuh kan kata gua bener, mending tidur aja. Sekalinya melek nyelakain orang kan lu,” katanya.
Video berdurasi 1,43 menit di akun Instagram @bintangemon telah diputar 5,3 juta kali hingga Sabtu (13/6/2020) sore.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen