JAFF 2026 Tampilkan Film Asia, dari Debutan hingga Karya Peraih Penghargaan
JAFF 2026 mengusung tema Influx dan menghadirkan 254 film dari 34 negara. Festival berlangsung di Jogja pada 28 November–5 Desember 2026.
Ustaz Yusuf Mansur./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Ustadz Yusuf Mansyur mengajak masyarakat untuk selalu berperilaku dengan hati, pikiran dan perbuatan yang positif agar kondisi normal baru di tengah pandemi COVID-19 dapat diadaptasi dengan baik.
"Siapapun yang positive thinking, pikirannya, hatinya, omongannya, maka kalimatnya tetap gembira. Berbahagia, penuh dengan keyakinan, rasa syukur yang tinggi dan terus berusaha menjaga kepositifan itu," katanya dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Webinar di Jakarta, Senin (8/6/2020).
Ia mengatakan perilaku positif dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan diterapkan dalam situasi apapun yang dihadapi, baik ketika senang maupun ketika seseorang dihimpit dengan banyak keterbatasan.
"Misalnya ketika tidak ada kerjaan. Kalau pikirannya negatif, maka akan menjadi negatif semuanya dan akan bertambah-tambah daftar kenegatifan itu," kata dia.
Namun, ketika situasi sulit dihadapi dengan pikiran dan perilaku yang positif, khususnya di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19, maka semua beban akan terasa menjadi lebih ringan dan lebih mudah untuk dihadapi.
"Ketika kita berpikir positif, hidup positif, menulis, mengucap yang positif. Terima kasih Allah, sudah sekian lama saya bekerja. Sekarang waktunya saya berdagang, sekarang waktunya saya menjajal bisnis. Ya Allah (SWT), temani saya. Maka yang ada adalah harapan, bukan catatan beban, bukan catatan persoalan," kata dia lebih lanjut.
Kemudian, terkait dengan rencana new normal yang ditujukan untuk dapat mengatasi pandemi Covid-19, ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menaati aturan, mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan.
"Terkait dengan Covid-19 atau rencana normal atau kebiasaan-kebiasaan baru, peradaban baru, gaya batu, ke mana-mana harus pakai masker dan cuci tangan," katanya.
Masyarakat, katanya, harus bangga ketika mereka menaati aturan yang ada. Dan sebaliknya, mereka perlu memperbaiki diri ketika belum bisa menaati aturan atau protokol kesehatan yang dianjurkan. "Harus bangga ikutin protokol, aturan," kata Ustadz Yusuf Mansyur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
JAFF 2026 mengusung tema Influx dan menghadirkan 254 film dari 34 negara. Festival berlangsung di Jogja pada 28 November–5 Desember 2026.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.
Kemenhaj menyerap masukan jemaah umrah asal Jawa Timur untuk mengevaluasi layanan haji 2027, termasuk kesiapan petugas dan perubahan sistem pelayanan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk diskon transportasi Nataru 2026/2027. Simak skema diskon pesawat, kereta, kapal, dan ASDP.