Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Foto ilustrasi. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Tiket kereta api jarak jauh kemungkinan bakal dinaikkan menyusul pandemi Covid-19.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempertimbangkan sejumlah skenario kenaikan tarif penumpang. Hal ini mengantisipasi kondisi new normal di tengah pandemi virus Corona.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, ada beberapa skenario yang disiapkan perseroan dalam menghadapi kondisi new normal. Misalnya mengusulkan kenaikan tarif pada kereta api.
"Kami sedang menyiapkan dan kami nanti akan melihat new normal ini sesuai arah kebijakan pemerintah, relaksasi daripada protokol kami ikuti. Jadi kami menyiapkan skenario-skenario tergantung level relaksasinya. Memang terkait pembatasan jumlah penumpang dalam rangka social distancing, ini kami ada 2 opsi," ujarnya dalam teleconfrence, Kamis (22/5/2020).
Menurut Didiek, skenario kenaikan ini menyusul adanya social distancing atau physical distancing. Dalam pemberlakuan physical distancing, jumlah penumpang akan dibatasi hanya 50% saja dari total kapasitas yang tersedia
"Apabila okupansi kereta hanya 50% maka perlu adanya penyesuaian tarif," ucapnya.
Namun menurut Didiek, nantinya tidak semua moda transportasi kereta akan mengalami kenaikan tarif. Sebab kenaikan hanya diberlakukan untuk moda transportasi jarak jauh saja.
"Apabila okupansi 50% ya ini seperti yang ada di pesawat udara, kemungkinan kami akan ajukan kenaikan tarif. Namun logikanya kenaikan tarif ini hanya untuk kereta jarak jauh saja. kalau untuk commuter relatif tetap," kata Didiek.
Skenario kedua adalah jika angkutan new normal yang dimaksud adalah penumpang yang diangkut bisa penuh. Maka perseroan akan meningkatkan protokol pencegahan Covid-19 secara lebih ketat misalnya dengan memberikan alat pelindung wajah (face Shield).
"Penumpang akan dilengkapi pakai face shield dan pemeriksanaan suhu dilakukan 3 jam sekali. Kemudian setiap 30 menit akan ada petugas yang membersihkan misalnya gagang pintu, pintu toilet atau barang barang yang rentan dipegang penumpang," jelasnya.
Didiek menambahkan, skenario tersebut masih belum bisa diputuskan. Mengingat, dirinya masih menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah mengenai new normal.
"Nah terkait dengan okupansi, memang dengan okupansi 50%, maka ya otomatis KAI kalau mengoperasikan itu akan tetap rugi, sehingga kami akan berkomuniaksi kemungkinan untuk penaikan tarif," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com dengan judul "Hadapi New Normal, KAI Usul Kenaikan Harga Tiket Kereta".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Telkom menambah genset untuk menjaga stabilitas layanan telekomunikasi di Flores, NTT, yang terdampak gempa M7,7.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.