OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WASHINGTON-Kehadiran vaksin virus Corona kini paling ditunggu warga dunia untuk menangani Covid-19.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap vaksin virus Corona akan tersedia pada akhir tahun, bahkan lebih cepat lagi.
Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump mengatakan para ahli dan industri farmasi di AS bekerja keras mewujudkannya secepat mungkin.
“Kami mengupayakan untuk mendapatkannya pada akhir tahun ini, jika bisa, atau mungkin lebih cepat. Kami kira akan mendapat beberapa hasil sangat baik secepatnya,” kata Trump, dikutip dari AFP, Sabtu (16/5/2020).
Pada kesempatan itu Trump menunjuk mantan kepala GSK Vaccine Moncef Slaoui serta jenderal bintang 4 Gustave Perna untuk memimpin Operation Warp Speed, proyek untuk menyediakan vaksin Covid-19 secepatnya.
“Pemerintahan saya menyediakan dana 10 miliar dolar AS untuk mendukung upaya penelitan medis, tanpa paralel,” kata Trump, seraya menyamakan dengan Manhattan Project saat Perang Dunia II, yakni penelitian untuk mewujudkan senjata nuklir.
Trump menambahkan, begitu vaksin tersedia, militer akan bertugas untuk mendistribusikannya. Dia juga membangkitkan semangat kerja sama global untuk mewujudkan vaksin virus corona. Siapa yang lebih dulu menemukan, patut didukung.
"Kami bekerja sama dengan banyak negara dan sekali lagi kami tidak egois. Siapa pun yang mendapatkannya, kami kira dia hebat. Kami akan bekerja sama dengan mereka dan mereka akan bekerja dengan kami. Jika kami mendapatkannya, kami akan bekerja dengan mereka,” ujarnya.
Pernyataan Trump soal ketersediaan waktu vaksin tersedia jauh lebih cepat dibandingkan sekutu-sekutunya di Eropa yang memperkirakan baru ada pada tahun depan.
Badan Obat-obatan Eropa menyatakan, skenario paling meyakinkan, vaksin baru akan tersedia paling cepat setahun.
Sejauh ini belum ada ilmuwan yang mengembangkan vaksin jenis virus Corona.
Upaya untuk mencari vaksin virus Corona SARS dihentikan sejak awal karena penyakit hanya menginfeksi sekitar 8.000 orang, sehingga tidak menguntungkan untuk ditindaklanjuti.
Vaksin virus Corona sejauh ini dibuat untuk hewan, seperti untuk ayam yang digunakan oleh banyak peternak. Itu pun tak sepenuhnya cocok karena masih ada ayam yang mati.
Artikel ini telah tayang di inews.id dengan judul "Donald Trump Sebut Vaksin Virus Corona Mungkin Tersedia Akhir Tahun".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews.id
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.