Harga Cabai Rawit di Temanggung Naik Jadi Rp65.000 per Kg
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.
Petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur memeriksa lubang di kaca ruang pelayanan administrasi Rutan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, yang ditembak oleh orang tidak dikenal, Senin (10/2/2020)./Atara/Andi Firdaus)
Harianjogja.com, JAKARTA - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, ditembak oleh orang tidak dikenal, Senin dini hari (10/2/2020). Tembakan mengenai ruang pelayanan administrasi.
"Kami masih cek tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kasat Resrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Herry Purnomo di Jakarta, Senin.
Rutan yang beralamat di Jalan Raya Bekasi, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara itu diserang oleh orang tidak dikenal hingga mengakibatkan sebagian kaca ruang administrasi pecah dan berlubang.
Ruang pelayanan administrasi Rutan Cipinang berada di bagian depan gedung yang berdekatan dengan Jalan Raya Bekasi.
"Kita masih olah TKP melihat jenis peluru dan mencari sisa-sisa petunjuk kejadian," katanya.
Polisi disebar ke sejumlah penjuru rutan untuk menyelidiki kasus tersebut.
Kaca ruang administrasi Rutan tampak berlubang dua akibat penembakan itu.
"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini," kata Herry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.