Guru di Magelang Didorong Adaptif Hadapi Generasi Digital, Ini Tantangannya
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Harianjogja.com, JOGJA-- Tahun Baru Imlek 2571 telah tiba. Warga Tionghoa merayakan pergantian tahun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Indonesia yang merayakan.
"Selamat Tahun Baru Imlek 2571," tulis Jokowi lewat akun Instagram-nya, Sabtu (25/1/2020) pagi.
Dalam ucapan tersebut, Presiden Jokowi juga menambahkan harapan agar masyarakat Indonesia semakin sejahtera. Selain itu, dia berharap Indonesia makin penuh kedamaian dan terus maju.
"Semoga kita semua semakin sejahtera, meraih cita-cita, penuh kedamaian, dan semakin maju," tulis Jokowi.
Selain Presiden, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok juga ikut mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2571 bagi masyarakat Indonesia yang merayakan. Dia berharap kehidupan masyarakat makin sejahtera.
Ucapan tersebut diunggah Ahok lewat video melalui akun Instagram-nya @basukibtp, Sabtu (25/1/2020).
"Untuk yang merayakan, saya ucapkan selamat Tahun Baru Imlek. Semoga Tahun Baru Imlek ini, hidup kita, keluarga kita, akan semakin baik. Terutama untuk bangsa dan negara ini. Tuhan memberkati kita semua," ujar Ahok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Kejagung melelang 209.081,97 ton batu bara sitaan kasus Samin Tan senilai Rp264,08 miliar. Satu peserta dinyatakan sebagai pemenang.
PSIM Jogja mengajukan banding atas sanksi 10 pertandingan Mauro Caballero terkait dugaan rasisme terhadap pemain Bhayangkara FC.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di Practice MotoGP Malaysia 2026 meski terjatuh. Jorge Martin harus memulai kualifikasi dari Q1.
Banjir di Aceh Selatan merendam dua desa di Trumon Tengah. Sebanyak 112 warga dari 30 keluarga terpaksa mengungsi.
DPRD Kulon Progo mendorong pemerataan perbaikan jalan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, usaha UMKM, dan ekonomi warga.