Tak Hanya Kanjuruhan, Stadion Lain Juga Bakal Direnovasi
Selain Stadion Kanjuruhan, Kementerian PUPR akan melakukan renovasi terhadap sejumlah stadion sepak bola di beberapa daerah.
Petugas menyiapkan vaksin antraks di kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Jumat 17 Januari 2020./Antara-Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, JAKARTA — Mewabahnya penyakit antraks di Kabupaten Gunungkidul, dinilai menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperketat importasi hewan ternak dan produk turunannya.
Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana mengatakan pemerintah harus mengeluarkan kebijakan untuk memperketat tata niaga distribusi hewan ternak di dalam negeri maupun dari luar negeri.
“Pemerintah harus memperketat impor ternak atau daging ternak yang berasal dari negara yang tidak bebas penyakit ternak, seperti penyakit mulut dan kuku [PMK]. Contohnya importasi daging kerbau dari India yang belum memiliki status zona bebas PMK,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (20/1/2020).
Setelah merebaknya virus antraks, paparnya, terdapat kemungkinan merebaknya 25 jenis penyakit ternak lain seperti PMK, rabies, dan penyakit sapi gila di Indonesia. Kondisi itu dikhawatirkannya akan memberikan dampak negatif terhadap peternakan nasional.
Di sisi lain, dia juga meminta pemerintah segera mengisolasi ternak-ternak di Kabupaten Gunungkidul. Langkah itu dibutuhkan untuk menekan potensi menularnya penyakit tersebut ke kawasan peternakan lain di Indonesia.
Selain itu, dia juga meminta pemerintah menganggarkan dana tanggap darurat, untuk biaya vaksinasi masal dan melakukan penyuluhan ke masyarakat terkait dengan penyakit ternak tersebut. Pasalnya, merebaknya penyakit antraks tersebut menandakan upaya preventif yang dilakukan pemerintah di sektor peternakan masih rendah.
Sekadar informasi, wabah antraks di Kabupaten Gunungkidul telah membuat 21 orang terinfeksi penyakit tersebut dan satu korban meninggal dunia dengan diagnosis meningitis. Wabah tersebut telah tersebar sejak Desember 2019 di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Selain Stadion Kanjuruhan, Kementerian PUPR akan melakukan renovasi terhadap sejumlah stadion sepak bola di beberapa daerah.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.