Dentuman Keras Terdengar di Gorontalo, Warga Sempat Panik
Dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita. Warga sempat panik dan menduga ada meteor jatuh.
Bupati Purworejo Agus Bastian. /Detikcom-Eko Susanto
Harianjogja.com, PURWOREJO- Publik Tanah Air dihebohkan dengan munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo dan sekitarnya. Bupati Purworejo Agus Bastian mengaku senang nama Purworejo menjadi dikenal.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada media tentu ada plus-minusnya. Saya berharap bahwa apa yang terjadi ini adalah hikmah dari kegiatan yang tentu saja membawa Kabupaten Purworejo lebih dikenal di seantero jagat. Ini bagi kami merupakan nilai positif," kata Agus kepada wartawan di Purworejo, Sabtu (18/1/2020).
Agus pun angkat bicara soal kirab yang dilakukan Keraton Agung Sejagat, Jumat (10/1) lalu. Agus berharap kegiatan kirab berkuda Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia itu dianggap sebagai kegiatan pawai budaya.
"Saya kira dibalik kontroversi Kerajaan Agung Sejagat, Pemerintah Daerah Purworejo hanya menanggapi bahwa kegiatan itu pada tanggal 10, hari Jumat itu adalah kegiatan nguri-uri (melestarikan) budaya. Kami melihat kegiatan itu mudah-mudahan menginspirasi bagi warga masyarakat Purworejo dalam rangka untuk nguri-uri budaya dan tentunya apa yang telah dibuat menjadikan bahan sebagai untuk membentuk destinasi budaya di Kabupaten Purworejo," ujarnya.
"Karena Kabupaten Purworejo ini adalah kaya akan sejarah masa lalu yaitu Mataram Kuno dan sebetulnya tidak salah Pak Toto Santoso itu membuat kegiatan dalam rangka nguri-uri budaya," sambungnya.
Agus menilai tak ada yang salah dengan kirab Keraton Agung Sejagat itu. Dia pun berharap kirab itu bisa menginspirasi masyarakat Purworejo untuk menyambut kunjungan wisatawan ke kotanya.
"Kalau ternyata di dalam ada sesuatu hal yang berkaitan dengan hukum, maka saya melihat bahwa jika tidak melakukan hal-hal penyimpangan saya kira itu merupakan suatu hal yang baik dan kegiatan ini menginspirasi warga masyarakat Kabupaten Purworejo untuk terus mengali potensi budaya yang ada di Kabupaten Purworejo disuguhkan kepada para wisatawan," tuturnya.
Hingga saat ini areal Keraton Agung Sejagat di Dusun Pogung, Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo masih ramai dikunjungi wisatawan. Masih banyak warga yang penasaran dan mengunjungi areal keraton tersebut. Lokasi keraton yang ramai itu menjadi pasar tiban yang didatangi banyak pedagang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita. Warga sempat panik dan menduga ada meteor jatuh.
Persebaya membidik kemenangan saat menjamu PSIM. Bernardo Tavares juga bicara soal Saddil Ramdani dan dukungan Bonek-Bonita.
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
PSIM Jogja memburu tiga poin perdana saat menghadapi Persebaya di GBT. Laskar Mataram siap menghadapi atmosfer puluhan ribu Bonek.
Marc Marquez juara Sprint Race MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano. Bezzecchi kedua, Jorge Martin ketiga. Simak jalannya balapan.
Apple baru saja merilis iPhone Duo, terlambat delapan tahun dari Royole Flexpai. Simak sejarah ponsel lipat dan prediksi pasar dari IDC dan Counterpoint.