Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (kiri) saat acara berbuka puasa bersama anggota dan pimpinan DPD di kediaman Oesman Sapta Odang, di Jakarta, Rabu (15/5/2019)./ANTARA-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA - Politisi Oesman Sapta Odang (OSO) yang kini menjabat sebagai Ketua Partai Hanura menyatakan dirinya menolak tawaran untuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
OSO, begitu Oesman biasa disapa, mengatakan dirinya tidak bersedia menjabat sebagai anggota Wantimpres karena salah satu persyaratannya adalah tidak menjabat sebagai pimpinan partai.
Seperti diketahui, OSO sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Hanura. OSO mengaku lebih memilih menjadi Ketua Umum Partai Hanura ketimbang anggota Wantimpres.
"Itulah sebabnya saya merasa, pertama, berterimakasih ke Presiden yang telah hargai sekali Partai Hanura diberi kesempatan, tapi karena syarat itu saya memutuskan untuk sementara akan terus bersama teman-teman seperjuangan. Walau tetap bagaimana kami akan 100% dukung Presiden dalam pemerintahan," kata OSO.
OSO mengatakan Presiden telah mengetahui sikapnya menolak jabatan Wantimpres tersebut. OSO mengatakan dirinya telah menyampaikan sikap tersebut melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi berencana melantik anggota Watimpres pada Jumat (13/12/2019) siang. Sejumlah nama politisi hingga pengusaha dikabarkan akan dilantik menjadi Wantimpres tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com