Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya IBMA
Saat ini, bank bullion di Indonesia telah mengelola sekitar 177 ton emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 153 ton dikelola PT Pegadaian, sedangkan 24 ton BSI
Bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, MEDAN—Ledakan bom bunuh diri terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) WIB. Pelaku menggunakan atribut ojek online (ojol).
Dalam rekaman CCTV Mapolrestabes Medan, situasi Polrestabes sedang ramai melayani masyarakat untuk membuat SKCK.
Terlihat dua orang yang berdiri dengan gelagat mencurigakan, ciri-cirinya pria dengan tinggi badan 160 cm dan kulit sawo matang.
Saat itu, pelaku hanya berdiri kemudian mondar mandir di sekitar pintu masuk Polrestabes Medan. Pelaku terlihat menggunakan jaket Grab Bike.
Selang beberapa kali terlihat mondar-mandir, bom meledak sangat keras. Terlihat, semua warga yang berada di polrestabes Medan langsung berhamburan untuk menyelamatkan diri. Ledakan menyebabkan asap yang mengepul dengan tinggi kurang lebih 200 meter ke atas.
Setelah ledakan, warga bukannya menjauh karena tragedi bom, malah penasaran dan ingin melihat lebih dekat. Banyak warga mengabadikan momen tersebut dengan handphone pribadi masing-masing. Kemudian, terlihat seorang petugas kepolisian mencoba untuk menertibkan para warga yang memenuhi kawasan sekitaran Mapolrestabes Medan.
Ketua Garda Regional Sumatera Utara (Sumut) Joko Pitoyo menyatakan pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Medan adalah bekas pengemudi ojol Grab yang sudah putus mitra sejak 2018. Informasi tersebut didapat dari Satuan Tugas (Satgas) Grab yang ada di Medan.
"Informasi yang kami dapat dari Satgas Grab di Medan. Pelaku sudah putus mitra dari Grab sejak November 2018. Di Gojek beliau tidak pernah terdaftar di Gojek," kata Joko kepada wartawan, Rabu (13/11).
"Dari kawan-kawan komunitas, organisasi saya tanya ada nggak yang kenal, \'Enggak ada bang, enggak tahu yang lama-lama\'. Saya tanya ke Satgas Gojek, \'Gojek enggak ada bang\'. Kemudian saya tanya ke Satgas Grab, dari Grab sudah PM (putus mitra) sejak 2018 bang, sejak tahun lalu bukan driver lagi," sambung Joko.
Polisi hingga saat ini belum memberikan keterangan terkait kebenaran dari identitas pelaku bom tersebut.
"Dari polisi sendiri belum ada keterangan. Cuma saya selaku Ketua Garda Sumut khawatir kalo ini bagian dari kawan-kawan makanya saya tanya," ujarnya.
Namun sumber di kepolisian membenarkan bahwa pihaknya keliru memberitahukan media sebelumnya. “Izin Pak, semua terkait informasi terbaru itu melalui Humas. Kalau mengenai penyebutan jaket Gojek, mungkin karena Gojek lebih familiar daripada Grab. Itu mungkin hanya kekeliruan saja,” kata sumber dari Polrestabes tersebut.
Terkait dengan dugaan penggunaan atribut, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan pihaknya siap menyampaikan informasi yang dibutuhkan pihak berwajib terkait hal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini, bank bullion di Indonesia telah mengelola sekitar 177 ton emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 153 ton dikelola PT Pegadaian, sedangkan 24 ton BSI
KPK menyegel ruang rektor dan wakil rektor Unsoed. Kampus menyebut belum mendapat informasi resmi terkait perkara yang ditangani KPK.
Skandal KFA dan dugaan layanan seksual untuk wasit asing kembali mencuat. Polisi Korea Selatan menyebut perkara telah kedaluwarsa.
Pemegang paspor Indonesia bisa menikmati fasilitas Visa on Arrival di puluhan negara. Berikut daftar negara VoA untuk WNI berdasarkan Passport Index 2026.
KPK meralat nama wakil rektor Unsoed yang terjaring OTT. Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno disebut ikut diamankan.
Daftar mobil listrik murah 2026 mulai Rp150 jutaan, lengkap dengan harga, jarak tempuh, kelebihan, dan tips sebelum membeli.