Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Salah satu aktivitas di Kelurahan Purwokinanti, yang bersifat edukatif dan menyenangkan untuk lingkungan warga setempat./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pendidikan keluarga memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan anak. Hal itu diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makariem diwakili oleh Dirjen PAUD dan Dikmas Kemdikbud Harris Iskandar dalam Seminar Internasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Keluarga di Jakarta, Selasa (5/11/2019).
"Banyaknya bukti hasil penelitian di bidang psikologi, neuroscience dan pendidikan yang menyimpulkan bahwa rangsangan pendidikan awal pada anak sejak dalam kandungan hingga akhir masa usia dini, usia 6-8 tahun, akan berdampak positif pada seluruh aspek perkembangan anak, bukan kecerdasan saja tetapi seluruh kecakapan hidup," katanya.
Menurut dia peran keluarga dan satuan pendidikan penyelenggara PAUD menjadi sangat penting. Terlebih tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia terkait dengan potensi tumbuh kembang anak masih cukup berat.
Ia merujuk data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih sekitar tujuh persen, imunisasi tidak lengkap 41 persen, tidak memperoleh ASI ekslusif lengkap 48 persen, cacingan 28 persen dan stunting 30,8 persen, berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 dan sumber lain.
Salah satu penyebabnya, kata dia, adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran orang tua dalam pengasuhan anak. Hal itu membutuhkan program yang konvergen bersama kementerian dan lembaga terkait.
Indonesia, katanya, telah memiliki payung hukum untuk pelaksanaan itu, yaitu Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Melalui Inpres tersebut, saat ini pemerintah sedang menggalakkan program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting. Program tersebut melibatkan kementerian/lembaga terkait, termasuk di dalamnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal tersebut menggarisbawahi pentingnya intervensi sumber daya manusia terhadap masa depan anak sejak usia dini, baik melalui PAUD maupun pendidikan keluarga, demikian Harris Iskandar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Nguyen Quang Hai absen membela Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera pergelangan kaki. Kim Sang-sik memanggil Minh Khoa.
Jumlah pernikahan di Sleman turun 895 dalam empat tahun. Ekonomi, pendidikan, karier hingga pendewasaan usia nikah menjadi sejumlah faktor.
Klasemen medali Asian Games 2026 Selasa 22 September pukul 15.00 WIB. Indonesia turun ke posisi 20 setelah Cok Istri menambah perunggu.