Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Langgar Putusan MK dan Berpotensi Korupsi
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai wakil menteri yang merangkap sebagai komisaris BUMN melanggar putusan MK
Jaksa Agung ST Burhanuddin/Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA-- ST Burhanuddin ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Jaksa Agung. Ia mengaku tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun di Indonesia, karena itu ia menegaskan akan bertugas secara profesional.
Burhanuddin menjelaskan bahwa dirinya memang memiliki hubungan persaudaraan dengan Mayjen (Purn) TNI Tubagus Hasanudin yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Namun, dia memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu profesionalitasnya dalam bekerja sebagai Jaksa Agung.
"Itu kan biasa, seperti di dalam rumah ada suami-istri yang berbeda pandangan, itu biasa saja. Saya kan tetap akan profesional menjalankan tugas ini. Apalagi saya juga bukan orang partai," tuturnya, Rabu (23/10/2019).
Burhanuddin mengimbau agar publik tidak selalu mengaitkan dirinya dengan Mayjen (Purn) TNI Tubagus Hasanudin yang merupakan kader PDI-Perjuangan. Burhanuddin kembali menegaskan dirinya akan menjalankan tugas sebagai Jaksa Agung yang baru secara profesional dan transparan.
"Bagi saya itu tidak ada masalah, yang jelas saya akan bekerja profesional," kata Burhanuddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai wakil menteri yang merangkap sebagai komisaris BUMN melanggar putusan MK
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.