Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 2.954 Orang
Korban tewas gempa Venezuela bertambah menjadi 2.954 orang. PBB memperkirakan 6,76 juta warga terdampak bencana tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dibantu anggota SAR, Polisi dan TNI dan sukarelawan berupaya terus memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada gudang Hotel Abadi di kampung Sosrowijayan Kulon, Sosromenduran, Gedong Tengen, Jogja, Rabu (02/09/2019). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Kebakaran Kota Jogja mencatat ada 50 kejadian kebakaran sampai akhir September 2019 di Kota Jogja. Sebagian besar disebabkan hubungan pendek arus listrik dan diperkirakan potensi kebakaran masih cukup tinggi karena musim kemarau belum berakhir.
“Pada musim kemarau tahun ini memang ada kecenderungan peningkatan kejadian kebakaran. Tidak hanya terjadi di rumah atau bangunan tetapi juga di kebun kosong,” kata Kepala Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta Nur Hidayat di Jogja, Kamis (10/10/2019).
Menurut dia, sepanjang puncak musim kemarau yang terjadi pada September, tercatat 12 kali kejadian kebakaran dan selama awal Oktober sudah ada empat kali kejadian kebakaran di Kota Jogja.
“Selama musim kemarau, kondisi bangunan, ilalang atau pohon lebih kering sehingga mudah mengantarkan panas. Mungkin saja, ini yang menyebabkan kejadian kebakaran pun meningkat saat kemarau,” katanya.
Nur mengatakan, rata-rata jumlah kejadian kebakaran di Kota Jogja mencapai 50-60 kejadian setiap tahun atau lima hingga enam kejadian per bulannya.
Selain disebabkan hubungan pendek arus listrik, faktor lain yang juga kerap menjadi penyebab kebakaran di Kota Yogyakarta adalah pembakaran sampah, dan kelalaian warga dengan meninggalkan kompor saat masih menyala. “Rata-rata penyebabnya ‘human error’,” katanya.
Guna menekan potensi bahaya kebakaran, Nur mengatakan, Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta rutin melakukan edukasi dan penyuluhan ke warga, masing-masing 60 kali kegiatan dengan berbagai sasaran termasuk tim penggerak PKK.
“Masih ada warga yang kurang memperhatikan instalasi listrik. Misalnya menumpuk banyak saklar dalam satu tempat. Tahun lalu bahkan ada kejadian kebakaran yang disebabkan telepon selular saat diisi daya,” katanya.
Selain itu juga dilakukan simulasi kejadian kebakaran untuk meningkatkan respon dan kesiapsiagaan masyarakat saat melakukan penanganan kebakaran.
Sedangkan terkait kesiapan sarana dan prasarana, Nur mengatakan, saat ini Dinas Kebakaran memiliki 12 armada pemadam kebakaran, namun satu armada tidak lagi dapat digunakan.
“Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke lokasi kejadian pun masih cukup baik, sekitar 11 sampai 12 menit sejak kami menerima laporan,” katanya yang juga memperbanyak keberadaan hidran kering berbasis kampung untuk memudahkan penanganan kebakaran.
Sedangkan dari sisi anggaran, Nur memastikan jika sisa anggaran pada triwulan keempat 2019 masih cukup untuk operasional hingga akhir tahun.
“Yang justru perlu diperhatikan adalah ketersediaan air saat musim kemarau seperti sekarang. Namun, 16 titik penampungan air yang kami miliki selalu penuh. Sumber air untuk mengisi penampungan berasal dari PDAM Tirtamarta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Korban tewas gempa Venezuela bertambah menjadi 2.954 orang. PBB memperkirakan 6,76 juta warga terdampak bencana tersebut.
Awan panas guguran Merapi terjadi 5 Juli 2026 ke arah Kali Putih. Status masih Siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.
BTS resmi dinobatkan sebagai tamu kehormatan di La Plata, Argentina, menjelang konser Oktober 2026 dan terus mendominasi tangga lagu global.
Transformasi Pokdarwis jadi koperasi diyakini mampu tingkatkan ekonomi desa wisata dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Libur sekolah memicu lonjakan wisatawan Lava Tour Merapi di Sleman. Banyak pengunjung tak kebagian jip karena seluruh armada telah dipesan lebih dulu.
Timnas Meksiko mengembalikan hadiah Rolex senilai Rp17,9 miliar dari YouTuber SteveWillDoIt karena khawatir melanggar kode etik FIFA.