Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Ilustrasi pengungsi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah pengungsi dari Wamena, yang dipindahkan ke Jayapura, Papua, akibat kerusuhan sudah sekitar 500 orang.
"Yang bisa kita data yang sudah dibawa ke Jayapura itu sekitar 500 orang," kata Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemkes Achmad Yurianto usai Konferensi Pers di Kementerian Kesehatan di Jakarta, Senin (30/9/2019).
Sebanyak 500 orang tersebut sudah diterbangkan ke Jayapura dengan pesawat Hercules. Sementara sekitar 1.600 orang lainnya saat ini tercatat telah terdaftar untuk mengikuti penerbangan berikutnya ke Jayapura.
Ia menambahkan penerbangan gelombang pertama dalam evakuasi dari Wamena ke Jayapura tersebut dilakukan karena alasan medis.
Sementara penerbangan berikutnya dilakukan untuk memenuhi banyaknya permintaan masyarakat yang memang ingin meninggalkan Wamena.
Sebagian besar yang diterbangkan dari Wamena tersebut, ujar dia adalah perempuan, anak-anak, ibu hamil dan juga lansia.
Selain itu, ia juga mengatakan pengungsi tidak hanya orang-orang yang berasal dari luar Papua tetapi juga dari masyarakat asli Papua.
Pesawat Hercules yang disiapkan untuk penerbangan hari ini, tambah dia ada empat sortie atau sebanyak empat kali penerbangan.
Bagi pengungsi yang tidak memiliki saudara di Jayapura atau tempat untuk tinggal, mereka ditampung di aula milik TNI Angkatan Udara dan Batalion 751.
Tetapi, beberapa dari mereka, ada yang dijemput oleh saudara mereka di Jayapura.
"Ada kemarin, pekerja bangunan dari Wamena, setelah sampai di Jayapura dia dijemput saudaranya," tambahnya.
Sementara itu, ia mengemukakan bahwa evakuasi tersebut akan diselesaikan sampai semua bisa terkendali.
"Kalau evakuasi rujukan ini kita belum tahu sampai kapan. Tapi ketentuannya sampai semuanya bisa terkendali. Bisa jalan dengan baik, kita selesaikan misi ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.