Bulog Terapkan Formula 2-3-4 untuk Jaga Mutu Beras SPHP
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Ilustrasi - ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Harianjogja.com, NUNUKAN--Pelayaran regional menggunakan kapal cepat Nunukan-Tarakan Kalimantan Utara tetap beroperasi meskipun kabut asap menyelimuti jalur perairan.
Informasi yang dihimpun di Pelabuhan Liem Hie Djung Kelurahan Nunukan Barat menyebutkan, pelayaran Nunukan-Tarakan tetap berlangsung selama kabut asap kiriman menutupi jalur yang dilintasi.
"Tiap hari juga speed jalan ke Tarakan biar ada kabut asap," ujar Jamal agen tiket kapal cepat di Pelabuhan Liem Hie Djung, Sabtu (14/9/2019).
Cara motoris kapal cepat mengantisipasi hambatan jarak pandang dengan menggunakan Global Position System (GPS).
Selain itu, kata agen tersebut bahwa, menghindari terjadinya kecelakaan di laut misalnya tabrakan adalah mengurangi kecepatan.
Ia juga membandingkan kabut asap yang melanda Kabupaten Nunukan kali ini tidak separah pada tahun 2018.
Jamal mengungkapkan, kabut asap kiriman kali ini masih bisa melihat pulau terdekat. Sementara kasus tahun sebelumnya hampir tidak bisa melihat pulau lagi.
Seorang penumpang asal Kota Tarakan bernama Cong mengaku, kabut asap yang menutupi perlintasan speedboat memang mengganggu pelayaran.
Namun jarak pandang masih lebih baik dibandingkan kejadian tahun sebelumnya. "Jarak pandang masih bagus. Tergantung kehati-hatian motoris saja," ujar dia.
Cong menuturkan, ketebalan kabut asap kali ini masih bisa tembus pandang oleh motoris atau penumpang sehingga tidak mengkhawatirkan.
Sedangkan ABK KM Cattleya bernama Jumri mengaku, sewaktu memasuki perairan Kabupaten Nunukan sempat kebingungan karena tertutup kabut asap.
"Waktu mau sampai di Nunukan kemarin pagi sempat tidak terlihat Pulai Nunukan karena kabut asap pada pagi hari," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.