KPK Tunda Pemeriksaan Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019). Momen ini adalah pertamakali keduanya bertemu seusai \'perang\' Pilkada 2017/Bisnis-Feny Freycinetia Fitriani
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) bertemu dengan Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan saat paripurna pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Senin (26/8/2019) ini.
Dalam kesempatan tersebut, BTP mengatakan dirinya senang saja bertemu dengan rekan dan lawan politiknya saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu tersebut.
"Ketemu pak Djarot, pak Sutiyoso dan pak Anies ya senang-senang aja. Enggak ada nostalgia sih aku soalnya aku cepat move on orangnya," kata BTP di Gedung DPRD DKI Jakarta.
BTP mengibaratkan sikap dirinya dalam menghadapi persoalan, seperti konektor listrik yang hilang tegangan seluruhnya jika dicabut.
"Aku tuh kayak cabut listrik aja, cabut, udah ilang. Move on-nya cepat," ucap Ahok sambil tertawa.
Saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu, BTP berpasangan dengan wakilnya sendiri Djarot Saiful Hidayat. Sementara lawannya adalah pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno serta pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
Saat BTP harus tersangkut masalah hukum karena dituduh melakukan penistaan agama dan harus dihukum dua tahun penjara sejak 9 Mei 2019, Djarot yang saat itu menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, akhirnya menjadi pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta hingga 15 Oktober 2019.
Dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang terjadi dalam dua putaran tersebut, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akhirnya terpilih menjadi pemimpin Jakarta sejak 16 Oktober 2017.
Kini, setelah Ahok bebas dari hotel pro deo, belum diketahui seperti apa sepak terjang politiknya ke depan selain telah bergabung dengan PDIP sejak 2019.
Adapun terkait paripurna pelantikan DPRD DKI Jakarta, sebanyak 106 anggota DPRD terpilih diambil sumpah jabatannya Senin ini.
Mereka merupakan hasil pilihan masyarakat pada Pemilu serentak 2019. Nantinya, anggota DPRD DKI terpilih bakal dilantik Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Perolehan kursi partai politik pada Pemilu 2019 sebanyak 106 kursi, berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 153/PL.01.9-Kpt/31/Prov/VIII/2019 tertanggal 12 Agustus 2019 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2019.
Rincian perolehan kursi partai politik di DPRD DKI Jakarta adalah:
1. PDIP: 25 kursi
2. Gerindra: 19 kursi
3. PKS: 16 Kursi
4. Demokrat: 10 Kursi
5. PAN: 9 Kursi
6. PSI: 8 Kursi
7. NasDem: 7 Kursi
8. Golkar: 6 kursi
9. PKB: 5 kursi
10. PPP: 1 kursi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.