Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, JAKARTA- Kehadiran layanan transportasi berbasis aplikasi Gojek di Malaysia menuai kritik dari ulama setempat.
Heboh pemberian izin untuk Gojek beroperasi di Malaysia rupanya turut mengundang komentar dari Mufti Selangor, Datuk Mohd Tamyes Abd Wahid yang mengatakan transportasi berbasis sepeda motor bisa memantik perilaku yang tidak islami.
Seperti dilansir Malay Mail awal pekan ini, Datuk Mohd Tamyes Abd Wahid mengatakan angkutan roda dua seperti yang ditawarkan Gojek memungkinkan adanya dua orang dari jenis kelamin berbeda dan bukan muhrim, berkendara di atas satu sepeda motor.
Hal itu, imbuh dia, tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Karenanya ia meminta agar layanan seperti Gojek ditolak di Malaysia karena bisa memantik fitnah.
"Tidak cocok, lelaki dan perempuan yang bukan muhrim berkendara di atas sebuah sepeda motor. Mungkin pengemudinya lelaki dan penumpangnya perempuan, atau sebaliknya. Mengapa harus ada situasi seperti ini?" kata dia.
"Situasi seperti ini jelas tidak islami dan tidak sopan. Dua orang yang bukan muhrim di atas sebuah sepeda motor, jelas itu tak dibolehkan," tegas dia.
Sebelumnya diwartakan bahwa pemerintah Malaysia telah sepakat untuk memberi izin operasi kepada Gojek. Saat ini sejumlah kementerian di Malaysia sedang menyusun regulasi untuk mengizinkan perusahaan bikinan Nadiem Makarim tersebut mengaspal di negeri jiran tersebut.
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq - yang terlibat aktif dalam proyek Gojek ini - mengatakan bahwa pemerintah akan benar-benar menjamin keselamatan penumpang, khususnya perempuan.
"Di negara lain, misalnya, ada Gojek versi pink yang khusus untuk perempuan," kata Saddiq, Sabtu (24/8/2019) di Kuala Lumpur.
Sementara Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke Siew Fook, dalam kesempatan berbeda mengatakan bahwa ia yakin mekanisme untuk layanan ojek sepeda motor seperti Gojek akan mempertimbangkan faktor keamanan, keselamatan, dan juga mendengar keberatan sekelompok umat Islam di negeri itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.