Motor Listrik Berpotensi Lebih Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon/Bisnis-Jaffry Prabu Prakoso
Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Gerindra menyatakan bisa menerima sikap Partai Demokrat yang secara tegas ingin berkontribusi di pemerintah dan masuk koalisi meski belum ada sikap resmi.
Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa semua partai memiliki pandangan politik masing-masing apakah itu mau bergabung atau di luar pemerintahan.
“Itu adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Tentu time table tergantung dari parpol masing-masing dan kita menghargai di manapun posisi itu,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/8/2019).
Fadli menjelaskan bahwa pilihan politik apapun itu memiliki posisi yang startegis dan hitung-hitungan politik. Mereka memiliki pendukung untuk memutuskan ke mana akan berlabuh.
Gerindra sendiri menyerahkan seluruhnya kepada Ketua Umum Prabowo Subianto. Dia sudah diberikan mandat pada rapat dewan pembina partai beberapa waktu lalu.
“Kalau kita dalam pemerintahan harus efektif bekerja dalam rangka membangun kepentingan bangsa yang lebih besar. Tapi di luar pemerintahan merupakan suatu opsi untuk melakukan checks and balance,” jelasnya.
Demokrat diketahui adalah pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mengenai dukungan kepada Jokowi-Amin sudah dilakukan lobi-lobi dengan partai pengusung mereka.
Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa komunikasi dilakukan secara informal dengan PDIP dilakukan bersama kader-kader yang memiliki akses dengan kepengurusan dan di legislatif. Begitu juga dengan partai lainnya.
“Sangat positif [tanggapannya] karena kebersamaan untuk membangun bangsa ini kan kita sepakati bersama. Kan akan lebih bagus kalau kita bersama-sama membangun bangsa untuk kepentingan rakyat,” katanya, Selasa (14/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.