IHSG Jumat 28 Agustus Diprediksi Menguat, Ini Saham Pilihannya
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan Jumat 28 Agustus 2026. DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO masuk radar rekomendasi analis.
Partai Gerindra/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Gerindra membantah sudah menyiapkan nama untuk menteri.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah partainya telah menyiapkan nama-nama untuk diajukan sebagai calon menteri di kabinet Pemerintahan Joko Widodo-Ma\'ruf Amin.
"Kami tidak menyiapkan nama-nama untuk menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma\'ruf," kata Dasco kepada Antara di Jakarta, Sabtu (27/7/2019).
Dasco menilai sikap resmi Partai Gerindra saat ini adalah tidak menyiapkan nama-nama untuk diajukan sebagai menteri di Kabinet Jokowi-Ma\'ruf.
Karena itu, menurut dia, apabila ada isu bahwa Gerindra menyiapkan nama calon menteri, itu adalah pendapat pribadi dan bukan sikap resmi partai.
"Itu pendapat pribadi, bukan sikap resmi Partai Gerindra," ujarnya.
Selain itu, Dasco mengatakan, dalam pertemuan antara Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri beberapa hari lalu, tidak membicarakan terkait potensi rekonsiliasi dua kubu melalui power sharing.
Dasco menegaskan bahwa hingga saat ini di internal Gerindra belum membicarakan terkait arah politik ke depan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebutkan Gerindra akan menyiapkan kader-kadernya kalau Presiden terpilih Joko Widodo meminta untuk mengisi posisi menteri di Kabinet Kerja Jilid II.
"Kalau memang Pak Joko Widodo membutuhkan kader-kader Gerindra untuk membantu jalannya roda pemerintahannya maka Gerindra sudah menyiapkan orang-orang tersebut," kata Arief Poyuono di Jakarta, Jumat (26/7/2019).
Menurut dia, kader-kader Gerindra yang disiapkan nantinya bisa menempati posisi menteri bidang apa saja sesuai dengan yang dibutuhkan Presiden Joko Widodo.
Hal itu karena Gerindra menyiapkan kader yang memiliki kompetensi, integritas dan loyalitas membantu jalannya pemerintahan 2019-2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan Jumat 28 Agustus 2026. DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO masuk radar rekomendasi analis.
Empat PNS Gunungkidul dijatuhi sanksi disiplin hingga penurunan pangkat dan jabatan. Ini rincian pelanggaran dan hukumannya.
Lahan hibah 30 hektare Meikarta masih diproses Kemenkeu. Rusun subsidi ditargetkan topping off akhir 2026.
CKG Lansia digelar tiap tiga bulan di 45 kelurahan Kota Jogja untuk mendeteksi dini penyakit dan memperkuat kesehatan lansia.
MK menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan 17 perkara pada Jumat pukul 14.00 WIB, termasuk uji KUHP dan UU Polri.
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.