FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Posisi Ketua MPR kini jadi incaran banyak partai politik. Mulai dari PKB, Golkar, Gerindra, PDIP dan belakangan Demokrat.
Kursi pimpinan MPR RI belakangan memanas setelah diperebutkan oleh partai politik koalisi Jokowi-Ma\'ruf. Lobi-lobi antar ketua umum parpol pun sudah mulai dilakukan.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku bahwa partainya juga menginginkan kursi pimpinan MPR RI. Namun pihaknya masih menunggu bagaimana peta lobi politik dilapangan.
"Kami memang sebenarnya juga ingin (kursi MPR RI) itu ya, tetapi kita lihat nanti perkembangannya. Ini kan lobi politiknya bagaimana di fraksi dan pimpinan-pimpinan partai politik yang lainnya," kata Syarief di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (22/7/2019).
Menurut Syarief, posisi Ketua MPR RI akan ditentukan oleh koalisi parpol yang ada. Dalam hal ini, kata dia, Partai Demokrat memiliki sejarah koalisi dengan PDI Perjuangan pada 2009-2014 yang mana Demokrat memimpin DPR dan MPR dipegang oleh PDI Perjuangan.
"Nah kalau saja itu terjadi pengulangan sejarah, saya pikir baik untuk bangsa. Jadi kalau saja ya, dan bila teman-teman setuju dan PDIP juga setuju, mudah-mudahan, kalau saja terjadi ketua DPRnya adalah PDIP, mungkin bagus juga kalau MPRnya itu dijabat oleh Partai Demokrat," ungkapnya.
Adapun terkait siapa nama yang akan mengisi kursi tersebut Syarief enggan menyebut. Menurutnya nama itu sudah ada di tangan SBY.
"Saya pikir itu sudah dipikirkan oleh ketua umum Partai Demokrat. Tinggal menunggu timingnya saja, waktunya, kapan untuk dimulai lobi-lobi fraksi dan lobi-lobi antar ketua umum," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.