Berbekal Video Viral, 17 Orang Ditangkap karena Terbangkan Balon Udara
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Ilustrasi bayi (Reuters)
Harianjogja.com, NGAWI -- Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan di Sungai Lanang, Dusun Jetak, Desa Sumberejo, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Kuat dugaan mayat bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang kemudian dibuang.
Kali pertama, mayat bayi itu ditemukan oleh seorang petani bernama Sumanto, 32, warga Dusun Ngasem, Desa Sumberejo. Sumanto menemukan mayat bayi yang masih ada tali pusarnya itu saat dirinya sedang mengisi tangki di sungai untuk menyemprot padi, Senin (8/7/2019).
Kapolsek Sine, Iptu M. Farid Suharta, mengatakan sebelumnya Sumanto menganggap mayat bayi tersebut boneka yang hanyut di sungai. Namun, petani tersebut curiga hingga akhirnya menginformasikan hal itu kepada warga lain.
"Saat ini, mayat bayi masih berada di RSUD dr. Soeroto, Ngawi. Belum dimakamkan. Masih di rumah sakit. Mungkin nunggu beberapa hari. Kalau tidak ada yang mengambil akan dimakamkan," kata dia saat dihubungi JIBI/Solopos Selasa (9/7/2019).
Farid menjelaskan polisi masih menyelidiki kasus pembuangan bayi tersebut. Diduga, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap. Kedua orang tua bayi tersebut malu hingga akhirnya dibuang ke sungai.
Pihaknya sudah memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek di desa-desa terkait informasi adanya warga yang hamil tapi sudah melahirkan. Petugas juga berkoordinasi dengan bidan desa untuk mengecek ibu hamil di desa masing-masing.
"Kami berkoordinasi dengan bidan desa untuk mengecek siapa saja warganya yang hamil tapi saat ini sudah melahirkan. Belum ada hasilnya, kami masih menyelidiki," katanya.
Dia menuturkan dugaannya bisa saja orang tua bayi tersebut warga Sine maupun bisa saja warga Jawa Tengah. Apalagi wilayah Sine merupakan perbatasan dengan Jateng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.