Prevalensi Hipertensi Tinggi, Omron Dorong Cek Tekanan Darah Mandiri
Prevalensi hipertensi di DIY mencapai 31,8% berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di BPBD DIY, Jogja, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA – Kanker paru yang diderita Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho hingga berpulang disebut telah menyebar ke tulang serta organ tubuh lainnya.
"Kanker yang dideritanya telah menyebar ke tulang dan beberapa organ vital tubuh," demikian keterangan resmi dari Humas BNPB, di Jakarta, Minggu (7/72019), seperti dikutip dari Antara.
Sutopo diinformasikan berpulang pada Minggu 7 Juli 2019 sekira pukul 02.20 waktu Guangzhou, China, atau pukul 01.20 WIB.
Sutopo meninggalkan Tanah Air untuk menjalani pengobatan kanker paru-paru stadium lanjut di Guangzhou pada 15 Juni 2019. Ia diketahui berjuang melawan penyakit kanker paru yang sudah diidap sejak awal 2018.
Sutopo yang divonis kanker paru stadium IV saat pertama kali mengetahui penyakitnya mengaku kaget karena bukan perokok dan menjaga pola makan sehat.
Dalam beberapa unggahan foto di akun media sosial Instagram miliknya, Sutopo juga sering menceritakan bahwa penyakit kanker yang diderita terasa sangat menyakitkan.
"Sakit kanker yang sudah metastase ke tulang itu sakitnya Iuar biasa. Nyeri terus-menerus dan di banyak sendi. Diberi morfin tidak mempan menahan sakit," tulis Sutopo dalam unggahan foto di Instagram miliknya pada 9 Juni 2019.
Dalam unggahan foto terakhir di Instagram pribadinya, Sutopo memperlihatkan video sedang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam keterangan fotonya, dia memohon pamit untuk pergi berobat ke Guangzhou pada 15 Juni 2019. Di keterangan foto tersebut Sutopo kembali menyampaikan bahwa kanker yang sudah menyebar terasa amat sakit.
"Hari ini saya ke Guangzhou untuk berobat dari kanker paru yang telah menyebar di banyak tulang dan organ tubuh lain. Kondisinya sangat menyakitkan sekali," tulis Sutopo.
Rencananya Sutopo menjalani perawatan di Guangzhou selama satu bulan sejak 15 Juni. Namun, Allah Subhanahu wa ta\'ala telah lebih dulu memanggil Sutopo sebelum rencana pengobatan selama satu bulan tersebut selesai dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Prevalensi hipertensi di DIY mencapai 31,8% berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
BI mencatat defisit transaksi berjalan RI US$12,5 miliar pada kuartal II/2026, menjadi yang terburuk dalam publikasi historis BI.
Disdikpora Kulonprogo menyambut rencana PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu dengan biaya APBN untuk meringankan beban daerah dan meningkatkan kesejahteraan gur
DPRD Kota Jogja mendorong potensi kampung, UMKM, wisata, seni, dan ekonomi kreatif untuk memperkuat ekonomi serta kesejahteraan warga.
Saat memutuskan untuk membatalkan pengajuan pinjaman, penting untuk memahami prosedur yang berlaku dan menggunakan kontak layanan resmi
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.