Suadesa Festival 2026, PGN Dorong UMKM Desa Naik Kelas

Newswire
Newswire Kamis, 20 Agustus 2026 17:52 WIB
Suadesa Festival 2026, PGN Dorong UMKM Desa Naik Kelas

Foto ilustrasi pameran melibatkan UMKM. /Istimewa.

Harianjogja.com, SLEMAN— Akhir pekan di Sleman pada 22–23 Agustus 2026 bakal diramaikan Suadesa Festival 2026. Festival yang digelar Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, ini memadukan kuliner lokal, produk UMKM, pertunjukan seni dan budaya, edukasi, serta kegiatan peduli lingkungan.

Suadesa Festival 2026 berlangsung di Kawasan Kuliner Tiyasan, Padukuhan Gandok Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan untuk UMKM Desa yang Mandiri, Berdaulat, Adil & Makmur”, festival ini dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk menikmati berbagai kegiatan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM dan potensi ekonomi lokal.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan Suadesa Festival 2026 merupakan bagian dari upaya PGN mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan, termasuk pengenalan dan pemanfaatan gas bumi melalui infrastruktur baru.

Menurut dia, desa memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, kreativitas masyarakat, budaya, dan potensi lokal.

"Karena itu, Suadesa Festival 2026 kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi agar masyarakat menjadi pelaku utama sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang melalui pemanfaatan energi ramah lingkungan yang bersaing,” ujar Fajriyah, Kamis (20/8/2026).

Selama dua hari penyelenggaraan, Suadesa Festival menghadirkan empat program utama, yakni Pasar UMKM Suadesa, Panggung Suadesa, Workshop Suadesa, dan Suadesa Peduli.

Melalui Pasar UMKM Suadesa, pelaku usaha lokal dapat memasarkan berbagai produk, mulai dari kuliner, kerajinan, fesyen, jasa, hingga produk kreatif. Program tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring sekaligus membuka peluang pasar.

"Melalui Pasar UMKM Suadesa, pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk kuliner, kerajinan, fesyen, jasa, dan produk kreatif sekaligus memperluas jejaring dan peluang pasar," katanya

Sementara itu, Panggung Suadesa akan menghadirkan pertunjukan seni tradisi masyarakat lokal serta penampilan musisi lokal dan nasional. Sejumlah nama yang dijadwalkan tampil antara lain Jogja 90S, Jikustik, hingga The Rain.

Pertunjukan musik dan seni tersebut berlangsung pada 22–23 Agustus mulai pukul 15.30 hingga 22.30 WIB. Pengunjung cukup membawa tiga botol plastik bekas untuk dapat menikmati rangkaian pertunjukan sebagai bagian dari ajakan mengurangi sampah plastik.

Ada Kompetisi Masak Makanan Tradisional

Suadesa Festival 2026 juga membawa unsur edukasi melalui Workshop Suadesa. Masyarakat diajak mengenal kekayaan kuliner Nusantara melalui berbagai kegiatan, termasuk kompetisi memasak makanan tradisional berbahan lokal.

Kompetisi tersebut melibatkan 15 peserta yang merupakan perwakilan warga dari Pedukuhan Gandok Tambakan dan Tiyasan.

Tidak hanya kegiatan ekonomi dan hiburan, aspek sosial serta lingkungan turut menjadi perhatian melalui program Suadesa Peduli. Rangkaian kegiatannya mencakup penanaman pohon, penjualan sembako murah, penguatan bank sampah desa, hingga penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perkenalkan CNG Silinder untuk UMKM

Suadesa Festival juga dimanfaatkan PGN untuk memperkenalkan Compressed Natural Gas (CNG) Silinder. Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai salah satu solusi energi bagi UMKM dan sektor komersial yang berada di luar jangkauan infrastruktur pipa gas.

Fajriyah berharap Suadesa Festival 2026 dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan potensi yang ada di lingkungannya.

"Kami mengajak masyarakat Jogja dan sekitarnya hadir dan meramaikan Suadesa Festival 2026, sekaligus menikmati berbagai kegiatan bersama masyarakat dan pelaku UMKM lokal,” tutup Fajriyah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online