Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Lebih dari 50 Orang Terluka
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Ilustrasin sebuah helikopter komersil jatuh di Sulawesi Tenggara, Jumat (20/4/2018) pagi./BNPB
Harianjogja.com, JAYAPURA - Akibat cuaca buruk di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, membuat tim SAR gabungan operasi udara menghentikan upaya pencarian Helikopter MI17, beregister HA -5138 yang hilang enam hari lalu.
Hal ini dikatakan Wakapendam XVII/ Cenderawasih, Letkol Inf. Dax Sianturi, Rabu (3/7/2019) sore. Dax menjelaskan jika cuaca di wilayah Pegunungan Bintang memburuk setelah pukul 12.00 siang, hingga pencarian hanya dilakukan oleh satu Helly Bell dari beberapa Helly yang standbay melakukan operasi di Oksibil.
“Hanya satu saja yakni Helly Bell 412 No Reg HA 5185 dengan area pencarian di atas Distrik Okbape. Setelah 40 menit melakukan penyisiran dari udara, Pilot melaporkan bahwa kondisi cuaca semakin memburuk dan jarak pandang semakin terbatas sehingga diputuskan untuk kembali ke Base di Bandara Oksibil,” ungkap Dax.
Dijelaskan pula, cuaca memburuk dengan kabut tebal menyelimuti Oksibil dan sekitarnya sejal pukul 14.30 WIT, kondisi cuaca masih belum membaik bahkan cenderung semakin berawan tebal disertai hujan sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian melalui udara.
“Untuk pencarian udara, mengingat safty, maka pada pukul 15.00 WIT kita hentikan, dan rencananya akan dilaksanakan esok mulai pukul 08.00 WIT pagi,” katanya.
Sementara, tim SAR gabungan yang melakukan pencarian lewat darat terus melakukan pencarian. Lokasi penyisiran diwilayah Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang. Tim darat yang lain memperluas pencarian diwilayah AIRU dan Lereh Kabupaten Jayapura.
“Tim darat terus melakukan pencarian, dan beberapa tim yang telah terbentu seperti di Airu dan Lereh Kabupaten Jayapura juga terus melakukan penyisiran. Namun hari ini semua belum mendapatkan hasil,”katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.